Perdagangan Pasuruan

Sektor Perdagangan

Dari tahun ke tahun peranan sektor perdagangan dan jasa memiliki kecenderungan untuk terus meningkat. Perkembangan sektor ini dipengaruhi oleh banyaknya jenis kegiatan usaha perdagangan mulai dari skala kecil hingga skala besar. Di tahun 2014 ini, untuk Mall Poncol Kota Pasuruan berkurang satu pengelola yaitu Supermarket GIANT yang tidak memperpanjang pengelolaannya. 

Selain pasar modern, perkembangan perdagangan di Kota Pasuruan juga didukung dengan adanya sentra Pedagang Kaki Lima serta Pasar Tradisional yang tersebar di wilayah Kota Pasuruan.        

Data Sentra Pedagan Kaki Lima (PKL) selengkapnya    

Data Pasar Tradisional, selengkapnya

Data Paguyuban Pedagang Kaki Lima, selengkapnya

 

Untuk Perdagangan Ekspor, dibandingkan dengan tahun 2013, pada tahun 2014 mengalami kenaikan sebesar 77.35 persen, yaitu dari

USD 16.977.699,49 di tahun 2013 naik menjadi USD 30.111.413,89 di tahun 2014, yang didominasi oleh produk olahan kayu dan mebel.

Upaya memperkuat permodalan kemandirian  bagi Koperasi dan UMKM

Sebagai upaya penguatan sektor UMKM dan Koperasi, Pemerintah Kota Pasuruan memiliki kebijakan di bidang perdagangan diantaranya :

A.     Bagi Koperasi dan UMKM yang masih baru berdiri, diarahkan untuk mengakses bantuan sosial permodalan dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, melalui program Bantuan Sosial/Hibah.

B.     Bagi Koperasi dan UMKM yang prospektif, tapi kelayakan usaha dan akses perbankan masih lemah maka diarahkan untuk mengakses permodalan melalui LPDB (Lembaga Pengelola Dana Bergulir), PKBL (Program Kemitraan Bina Lingkungan), dan CSR (Corporate Social Responsibility).

C.     Bagi Koperasi dan UMKM yang sudah feasible tetapi belum bankable, maka diarahkan untuk mengakses permodalan melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR).

D.    Bagi Koperasi dan UMKM yang sudah feasible dan bankable maka diarahkan untuk mengakses permodalan melalui Kredit dari Bank Komersial. 

Makanan dan Minuman Khas

Wisata kuliner,  merupakan salah satu potensi untuk dikembangkan di wilayah Kota Pasuruan yang ditujukan untuk  menarik wisatawan.

Pasuruan  memiliki beberapa makanan khas yang memiliki cita rasa unik, antara lain :

  • Kupang & Sate Kerang

 

  • Kupang adalah makanan sejenis kerang yang dimasak dengan campuran bumbu bawang putih, untuk menghidangkan biasanya dicampur dengan petis kupang, jeruk nipis , lontong dan irisan lento, bila suka bisa ditambahkan cabe rawit, lebih mak nyus dimakan dengan Sate Kerang . Untuk minumannya bisa Es Degan Hijau, disamping segar es degan bisa meminimalisir alergi kupang & kerang. Makanan Khas Pasuruan ini bisa dijumpai di sepanjang jalan Ir. Juanda dan Pasar Kraton.

 

  • Rawon , Sate Komo

Rawon adalah makanan khas Pasuruan yang terbuat dari daging dan berkuah hitam dengan bumbu campuran bawang putih, bawang merah, tumbar, jinten, daun jeruk purut, sere laos, kunir dan tidak ketinggalan kluwek yang membuat kuah menjadi hitam. Nasi Rawon sangat nikmat dihidangkan dalam keadaan hangat dengan lauk Sate Komo dan tidak ketinggalan taoge pendek, sambal dan kerupuk udang.

Rawon dan Sate Komo bisa dijumpai di RM. Saminah, RM. Sakinah, RM. Haji Ruk dan beberapa rumah makan lainnya

 

  • Lontong Balap Bumbu Kuning

Bagi sebagian orang yag tidak tawar dengan Kupang Sate Kerang bisa menikmati makanan khas lainnya yaitu lontong balap berkuah kuning yang terbuat dari taoge dengan bumbu kunyit , daun jeruk purut, bawang putih. Lebih nikmat dihidangkan dengan irisan lontong , lento dan petis, bagi penikmat rasa pedas bisa ditambahkan beberapa cabe rawit.