PENYERAHAN KARTU INDONESIA SEHAT

Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2014 tentang pedoman pelaksanaan program jaminan kesehatan nasional (JKN), menyebutkan bahwa dalam program JKN masyarakat miskin menjadi tanggungjawab Pemerintah atau dengan kata lain menjadi beban Pemerintah. Oleh sebab itu, dalam rangka menlaksanakan program JKN dengan tujuan mencapai universal health coverage (UHC) yang mengharuskan semua penduduk memiliki jaminan kesehatan. Pemerintah Kota Pasuruan pada Tahun 2018 menargetkan kurang lebih 12.693 warga miskin Kota Pasuruan yang ada dalam program tersebut.

Oleh karena itu berdasarkan dari narasi tersebut diatas, maka Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Kesehatan Kota Pasuruan pada hari Senin tanggal 30 Juli 2018 bertempat di Ruang Rapat Untung Surapati Sekretariat Daerah Kota Pasuruan menyerahkan Kartu Indonesia Sehat (KIS) peserta bantuan iuran daerah (PBID) Kota Pasuruan. Dalam kesempatan ini Walikota Pasuruan secara simbolis menyerahkan kartu indonesia sehat kepada 4 orang perwakilan, didampingi Wakil Walikota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Kepala BPJS Kesehatan cabang Pasuruan. Tampak hadir Asisten, Kepala OPD terkait, Camat dan Lurah Se-kota, Kepala Puskesmas Se-Kota Pasuruan, Sekretaris dan Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kota Pasuruan serta undangan lain.

“ Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat miskin Kota Pasuruan melalui jaminan kesehatan nasional (JKN), dengan harapan Kota Pasuruan dapat mencapai cita-cita besar yaitu seluruh warga Kota Pasuruan memiliki JKN. Penanggungjawab pelaksanaan kegiatan ini adalah bidang pelayanan dan sumber daya kesehatan Dinas Kesehatan Kota Pasuruan “. Ujar kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan Bapak dr. Bambang Pramono, MM.

Sambutan dan arahan Walikota Pasuruan Bapak Drs. H. Setiyono, M.Si mengatakan bahwa kesehatan merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat. Oleh karena itu program kesehatan harus dilaksanakan dengan transparan  dan jelas sehingga tidak timbul permasalahan bagi masyarakat miskin Kota Pasuruan. Karena untuk mendukung program KIS diharapkan kebijakan Pemerintah Pusat  dan Pemerintah Kota Pasuruan harus sinkron. Dan diharapkan juga kepada para camat, para lurah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial dan Bappelitbangda harus kerjasama dan koordinasi terkait program KIS untuk masyarakat miskin. Masyarakat miskin harus didata secara riil (update data) sehingga kedepan akan memunculkan data valid orang miskin yang ada di Kota Pasuruan. Langkah selanjutnya membuat standar operasional prosedur (SOP), lalu ada program mengentaskan kemiskinan. OPD terkait jika perlu harus kerjasama dengan tim independen untuk duduk bareng membuat kebijakan untuk membantu masyarakat miskin Kota Pasuruan karena kesehatan diatas segala-galanya.

Sekedar di ketahui, pada tahun 2017 (tahap I), Pemerintah Kota telah mendistribusikan 2.560 KIS PBID. Untuk saat ini (tahap 2) sesuai Keputusan Walikota Pasuruan Nomor : 188/174/423.011/2018 tentang pemberian jaminan kesehatan bagi  masyarakat miskim berupa KIS. Pemerintah Kota Pasuruan telah mendaftarkan sejumlah 12.693 warga miskin ke BPJS Kesehatan, namun yang layak terbit dan di distribusikan saat ini baru 6.866 KIS. Dengan rincian jumlah KIS yang didistribusikan pada saat ini adalah 1.103 peserta kecamatan Bugul Kidul, 1.427 peserta kecamatan Gadingrejo, 2.563 peserta kecamatan Panggungrejo dan 1.776 peserta kecamatan Purworejo. Dan terdapat kurang lebih 5.000 nama yang masih dalam proses verifikasi dan validasi oleh BPJS Kesehatan, Dinas Sosial dan Bappelitbangda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

PENUTUPAN PEKAN OLAHRAGA KE – V KOTA PASURUAN

Maksud dilaksanakan upacara ini yaitu untuk melaporkan hasil penyelenggaraan pekan olahraga Kota Pasuruan ke 5 Tahun 2018 secara keseluruhan, sedangkan tujuannya adalah agar kita semua mengetahui hasil pembinaan prestasi olahraga yang dilaksanakan oleh seluruh organisasi cabang olahraga Kota Pasuruan selama pelaksanaan pekan olah raga Kota Pasuruan ke 5 tahun 2018, memanfaatkan laporan tentang hasil penyelenggaraan pekan olahraga Kota Pasuruan ke 5 tahun 2018 sebagai salah satu bahan pertimbangan pembentukan tim bayangan kontingen Kota Pasuruan dalam pekan olahraga Provinsi Jawa Timur Tahun 2019. Adapun Tema yang diangkat yaitu melalui pekan olahraga Kota Pasuruan ke 5 tahun 2018, kita tingkatkan prestasi kontingen Kota Pasuruan pada pekan olahraga Provinsi Jawa Timur Tahun 2019.

 

 

 

“ Adapun hasil yang diperoleh berdasarkan klasemen penghitungan score perolehan medali dari pelaksanaan pekan olahraga Kota Pasuruan ke 5 Tahun 2018 adalah sebagai berikut :

PERINGKAT EMAS PERAK PERUNGGU SCORE KONTINGEN
I 45 39 37 295 Kecamatan Purworejo
II 32 32 31 223 Kecamatan Bugul Kidul
III 24 31 26 184 Kecamatan Panggungrejo
IV 23 21 28 162 Kecamatan Gadingrejo

 

Berdasarkan   urutan peringkat tersebut, KONI Kota Pasuruan sebagai penyelenggara pekan olah raga Kota Pasuruan akan memberikan hadiah uang pembinaan kepada para kontingen, yang berhak mendapatkannya yaitu peringkat satu (juara umum) sebesar Rp. 30.000.000, – diberikan kepada kontingen kecamatan Purworejo. Peringkat kedua sebesar Rp 25.000.000,- diberikan kepada kontingen kecamatan Bugul Kidul. Peringkat ketiga sebesar Rp. 20.000.000,- diberikan kepada kontingen kecamatan Panggungrejo dan peringkat keempat sebesar Rp. 15.000.000,- diberikan kepada kontingen kecamatan Panggungrejo. “ Ujar ketua panitia penyelenggara Bapak Bambang Tri Djoko, Bc. IP.

Sambutan dan arahan Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST mengatakan agar para atlit yang telah mampu meraih prestasi, baik dalam pekan olahraga ini maupun melalui kejuaraan-kejuaraan lainnya di harapkan agar tetap berlatih mempertahankan prestasi itu dan tetap semangat berjuang meraih prestasi yang lebih baik. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pasuruan akan meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana olahraga di Kota Pasuruan dalam jumlah maupun kualitasnya. Selamat atas prestasi yang di telah raih dan tetap mempertahankan prestasi itu.

Perlu di ketahui, seluruh pertandingan telah di laksanakan sejak hari senin tanggal 23 Juli 2018 yang lalu dan diakhiri pada hari Sabtu tanggal 28 Juli 2018 yang di tandai dengan penyerahan penghargaan medali kepada atlet juara nomor lari 5.000 meter oleh Wakil Walikota Pasuruan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DIALOGG INTERAKTIF DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI ANAK NASIONAL 23 JULI 2018

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) yang jatuh pada tanggal 23 Juli 2018 kemarin, Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan ikut serta memeriahkan Hari Anak Nasional tersebut, dengan menyelenggarakan Dialog Interaktif antara Walikota Pasuruan dengan forum Anak Se-Kota Pasuruan pada hari Jum’at tanggal 27 Juli 2018 di Pendopo Surga- Surga yang di hadiri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala OPD terkait, Camat Se-Kota Pasuruan, Forum anak SE-Kota Pasuruan serta undangan lain.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan komitmen Pemerintah Daerah dalam mewujudkan pembangunan yang peduli terhadap anak, meningkatkan partisipasi anak dalam bersuara dan menyatakan pendapat dalam proses pembangunan Kota Pasuruan.

  “ Peserta dialog sebanyak 220 orang anak yang berasal dari forum anak Se-Kota Pasuruan, mulai dari forum anak tingkat Kota, Kecamatan dan Kelurahan. Dengan demikian, aspirasi ini sudah bisa dianggap dapat mewakili suara anak di Kota Pasuruan. Sebelumnya telah diselenggarakan pelatihan dasar kepemimpinan (LDKA)  yang peserta juga berasal dari forum anak mewakili kelurahan, kecamatan dan Kota. .’ Ujar Plt Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan Bapak Achmad Sudarto, SE, M.Si.

Dalam kesempatan ini Walikota Pasuruan Bapak Drs. H. Setiyono, M.Si menyampaikan selama 3 tahun berturut-turut, Kota Pasuruan memperoleh penghargaan Kota Layak Anak (KLA) dari Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PP-PA) yaitu tingkat Pratama. Oleh sebab itu, mari kita kerja keras dan itu merupakan tantangan yang harus kita hadapi untuk mencapai penghargaan di tingkat/level yaitu Madya. Dalam penilaian KLA, Kementrian PPPA membagi lima kriteria yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama dan KLA. Pemerintah Kota Pasuruan memfasitasi dan mengapresiasi terhadap Forum Anak sehingga kedepan bisa membantu Pemerintah Kota Pasuruan dalam menangani/menyelesaikan segala permasalahan anak. Oleh karena itu mari kita beri motivasi kepada anak-anak sehingga terbentuk generasi yang maju, kreatif, pintar, berwawasan luas yang di harapkan menjadi generasi penerus bangsa yang handal. Semua itu di butuhkan kerja keras seluruh elemen masyarakat Kota Pasuruan. Selamat berkarya.

Sebelum sambutan di laksanakan penandatanganan SK forum anak oleh Walikota Pasuruan di dampingi Plt Kepala Dinas Pemberdayaan, Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Pasuruan. Dan seusai sambutan di lanjutkan dengan dialog interaktif antara Walikota Pasuruan dengan forum Anak Se-Kota Pasuruan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gedung Harmoni Kota Pasuruan Pukau Apeksi 2018 di Tarakan

Dalam pawai tersebut, Kontingen Kota Pasuruan sukses membuat masyarakat Kota Tarakan dan wali kota seluruh anggota Apeksi dari berbagai daerah beserta pendampingnya kagum dengan Gedung Harmoni dan penampilan seni hadroh sebagai ciri khas Kota Pasuruan sebagai Kota Santri dan Kota Pusaka. Wali Kota Pasuruan, Drs. H. SETIYONO. M, Si yang juga hadir di pawai budaya Rakernas
Apeksi XIII , dan berkesempatan memberikan cinderamata. Yakni berupa souvenir berupa batik khas Kota Pasuruan kepada Wali Kota Tarakan Sofyan Raga beserta istri dan masyarakat Kota Tarakan. Turut pula disaksikan Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany yang juga Ketua Dewan Pengurus APEKSI.

Tampilan Gedung Harmoni adalah salah satu aikon Kota Pusaka di Kota Pasuruan. Hal ini juga sebagai upaya untuk mengenalkan budaya Kota Pasuruan sebagai Kota Pusaka selain juga terkenal dengan sebutan Kota Santri.

Sebelumnya , Wali Kota Pasuruan juga menghadiri acara Indonesia City Expo (Pekan Promosi kota-kota di Indonesia) yang diselenggarakan di Islamic Center Tarakan serta menghadiri Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Seluruh Indonesia (RAKERNAS-APEKSI XIII) Tahun 2018 bertempat di Kayan Convention Hall Hotel Tarakan Plaza. Rakernas Apeksi XIII Kota Tarakan Tahun 2018 diikuti oleh para Walikota dari 98 anggota Apeksi yang dilaksanakan pada tanggal 25 Juli 2018. Sedangkan Indonesia City Expo (Pekan promosi kota-kota di Indonesia) yang akan menampilkan produk-produk unggulan masing-masing kota dilaksanakan pada tanggal 25 s.d 29 Juli 2018