Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah

Pemerintah Kota Pasuruan melalui Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat dan Kemasyarakatan pada hari Rabu tanggal 19 September 2018 menyelenggarakan peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan. Kegiatan tersebut rutin diselenggarakan setiap tahunnya. Dalam kesempatan ini hadir Walikota Pasuruan beserta Ibu, Wakil Walikota beserta Ibu, jajaran FORKOMPIMDA beserta Ibu, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala OPD beserta Ibu,Camat, Lurah Se-Kota,  karyawan- karyawati OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, para Habaib, Alim Ulama, Kyai, Habib Hadi Al Idrus serta undangan lain.

Dalam kesempatan ini Walikota Pasuruan Bapak Drs. H. Setiyono, M.Si menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat karena sampai saat ini situasi dan kondisi Kota Pasuruan aman dan kondusif. Karena dengan situasi dan kondisi tersebut merupakan modal utama sehingga seluruh kegiatan pembangunan Kota Pasuruan berjalan lancar. Dengan memperingati tahun baru islam, mari bersama-sama  harus berani introspeksi diri. Amalan dan perbuatan yang baik harus kita tingkatkan, dan yang jelek harus kita tinggalkan.

Walikota Pasuruan  mengajak kepada kita semua yang hadir dalam kegiatan ini, khususnya untuk para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Berani melakukan pembaruan dan perbaikan ke arah yang lebih baik dari waktu ke waktu, mulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan sekitar hingga level negara. Pembauran dan perbaikan itu harus disertai dengan rasa semangat dan optimisme berdasarkan keimanan kepada Allah SWT.

Lebih lanjut dikatakan bahwa ASN harus siap berkorban, bekerja sama dan membantu sesama dalam mewujudkan kebaikan demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Kota Pasuruan. Diharapkan 1 OPD harus menciptakan 1 inovasi sehingga bisa melaksanakan tugas-tugas dengan baik dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat.

Seusai sambutan diteruskan dengan ceramah agama oleh Habib Hadi Al Idrus dari Kota Pasuruan mengenai perjalanan hijrahnya Nabi Muhammad SAW serta penuh pengorbanan dan susah payah  dalam memperjuangkan agama Islam.(pb)

Sidak Narkoba Ke Beberapa Sekolah Di Kota Pasuruan

Karena salah satu penyebab terjerumusnya anak didik kita ke dalam lingkaran setan itu adalah pengaruh lingkungan, kurangnya pendidikan, agama, moral yang mereka serap dan kurangnya perhatian orang tua / wali sehingga perbuatan tercela seperti ini pun akhirnya mereka jalani. Dari sumber yang lain yaitu organisasi buruh internasional di indonesia menunjukkan bahwa sekitar (4%) empat persen pengguna narkoba di negeri ini adalah anak-anak dibawah umur 17 tahun. Menurut ketua badan koordinasi narkotika nasional mengatakan bahwa pengguna obat-obatan terlarang di kalangan pelajar di negara kita berjumlah sekitar 7.000 siswa tingkat SLTP, 10.000 siswa tingkat SLTA dan 8.000 siswa tingkat SD.

Data yang sangat memprihatinkan dan membuat kita cemas akan masa depan negara kita, entah akan bagaimana kelak bila pengguna barang haram tersebut terus meningkat apa jadinya khususnya masyarakat kita di Kota Pasuruan. Orang biasanya menggunakan obat-obatan terlarang untuk bersenang-senang atau melarikan diri dari tekanan hidup (kenyataan), itu adalah sikap / perbuatan yang salah dan tidak bertanggungjawab. Dilihat dari sudut pandang manapun perbuatan itu sangatlah tidak tepat. Berdasarkan laporan masyarakat yang peduli akan bahaya narkoba dan obat-obatan berbahaya lainnya bahwa sejumlah pengedar beroperasi di sekitar sekolah – sekolah tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah tingkat atas, dengan cara menipu memaksa atau memberi barang haram dan terlarang tersebut secara gratis kepada para anak-anak didik kita dengan tujuan agar para siswa itu kecanduan / ketergantungan / ketagihan narkoba dan obat – obatan berbahaya lainnya.

Tentunya setelah siswa itu ketagihan kemudian anak-anak didik kita pergi ke pengedar untuk membeli / mendapatkan barang haram tersebut dengan caranya sendiri seraya tidak peduli dengan cara apapun yang penting dapat.

Dari gambaran tersebut diatas, Wakil Walikota Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST selaku ketua satuan pelaksana P4GN (pembinaan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba) Kota Pasuruan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Pasuruan, Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pasuruan, Kasat Narkoba Polres Pasuruan Kota beserta jajarannya, Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Kejaksaaan Negeri Kota Pasuruan, Kodim 0819 Pasuruan, Camat Se-Kota serta Denpom Pasuruan pada hari Selasa tanggal 18 September 2018 melaksanakan sidak ke beberapa sekolah di Kota Pasuruan. Dari hasil sidak  tersebut, melalui tes urine ada beberapa siswa sekolah yang terindikasi menggunakan narkoba, langkah selanjutnya perlu adanya pembinaan dan ada sangsi dari pihak sekolah terhadap siswa tersebut.

Satuan pelaksana P4GN dalam melaksanakan tugas pembinaan dan inspeksi mendadak (sidak) secara rutin dengan cara profesional dan proporsional, tidak tebang pilih sesuai dengan aturan yang berlaku agar Kota Pasuruan benar–benar bebas dan bersih dari pengguna dan peredaran narkotika dan obat – obatan berbahaya lainnya. Sehingga kelangsungan pembangunan fisik dan non fisik di Kota Pasuruan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai harapan masyarakat. (pb)

Pengambilan Sumpah Wisudawan Wisudawati Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan

Ketua Koordinasi Wilayah 7 Dewan Pengurus Perawat Wilayah Jawa Timur Bapak Imron Rosadi, AMK, SE, M.Si pada hari Kamis tanggal 13 September 2018 melantik dan mengambil sumpah sebanyak 126 wisudawan-wisudawati Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan. Pelantikan tersebut dilaksanakan di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan serta di hadiri oleh Wakil Walikota Pasuruan, Direktur RSUD R. Soedarsono Kota Pasuruan, Direktur Akper Pemerintah Kota Pasuruan beserta dosen, Senat dan keluarga besar Akper, Sesepuh, Direktur RSU Masyitoh Bangil, Direktur RSJ Lawang, Kepala Pusksesmas Wilayah Kota Pasuruan, orang tua  para wisudawan serta undangan lain.

“ Atas nama pimpinan Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan mengucapkan selamat dan sukses atas diwisudanya 126 mahasiswa-mahasiswa Akademi Keperawatan. Pengorbanan yang besar sebagai orang tua yang mendidik putra-putrinya menjadi sosok yang luhur dan bermartabat. Sehingga moment wisuda  ini merupakan momen yang sangat membahagiakan orangtua wisudawan-wisudawati. Di harapkan dengan wisuda ini bisa memperkuat alumni serta mengabdi melayani masyarakat, terus belajar baik di kehidupan di masyarakat atau di dalam akademik, menguasai kompetensi perawat, menjadi insan yang bermental baja, ikhlas bekerja serta ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dan diamalkan di masyarakat dan menjunjung tinggi nama baik almamater“ Ujar Direktur Akademi Perawat  Pemerintah Kota Pasuruan Bapak H. Nurul Huda Spsi, S.Kep. Ns M.Si.

Dalam kesempatan ini Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST memberikan beberapa hal sebagai bekal tambahan bagi wisudawan/wisudawati untuk kesuksesan dalam menjalankan tugas nantinya yaitu, kemampuan manajemen, kemampuan teknologi dan kualitas SDM, perawat merupakan profesi yang berdiri sendiri, dituntut mampu melakukan diagnosis penyakit sampai mampu menentukan tindakan yang harus dilakukan serta mampu bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan.

Perlu diketahui, jenjang yang di tempuh oleh mahasiswa-mahasiswi dalam menempuh pendidikan di Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruam selama  3 tahun dan berhak memperoleh gelar Ahli Madya Keperawatan (AMd. Kep). Dari 126 lulusan Akademi Keperawatan Pemerintah Kota Pasuruan Tahun 2018 ada 3 wisudawati lulusan terbaik yaitu Peringkat I Novi Amalia Indarji IPK : 3, 83 ( Predikat Dengan Pujian), Peringkat II  Indah Nihayati IPK : 3,76 (Predikat Dengan Pujian) dan Peringkat III Novi Rahmania IPK : 3,74 (Predikat Dengan Pujian)

Sebagai bentuk apresiasi/penghargaan dan perhatian Pemerintah Kota Pasuruan terhadap Akademi Keperawatan, maka 3 orang lulusan terbaik tersebut diterima di Dinas Kesehatan Kota Pasuruan dengan status tenaga kontrak dan bisa mulai kerja di awal Tahun 2019. (pb)