Inspiring City Pasuruan. Sehubungan dengan diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro dengan dasar pelaksanaan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 dan Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/59/KPTS/013/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan Untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19 di Jawa Timur, maka Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Provinsi Jawa Timur mengadakan Rapat Evaluasi Hasil Pelaksanaan PPKM Mikro pada hari Kamis tanggal 18 Februari 2021 secara virtual yang dipimpin oleh Kepala Staf Komando Daerah Militer (Kasdam) V Brawijaya, Brigadir Jenderal TNI Agus Setiawan.

Penyampaian evaluasi hasil pelaksanaan PPKM Mikro di Kota Pasuruan disampaikan langsung oleh Plh Walikota Pasuruan, Anom Surahno dengan didampingi Kapolres Kota Pasuruan, Kepala Staf Kodim (Kasdim) Kota Pasuruan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Pasuruan, dan Kepala Perangkat Daerah lainnya yang terkait, serta perwakilan dari setiap Kecamatan se-Kota Pasuruan di Media Command Centre Kota Pasuruan. 

Dalam pemaparannya, Anom menjelaskan bahwa penanganan penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan mengalami peningkatan luar biasa. Dari 1.059 RT yang ada, saat ini hanya tersisa lima orang di lima RT yang berada di zona kuning dan sedang menjadi fokus penanganan Covid-19. Terkait zonasi Covid-19 pada tingkat RT di Kota Pasuruan juga mengalami perubahan lebih baik, karena dari 1.059 RT di Kota Pasuruan, hanya 4 (empat) RT yang masuk zona kuning dan sisanya, yakni 1.054 RT masuk zona hijau.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa semua posko penanganan Covid-19 sudah terealisasi 100%, mengingat bahwa terdapat 1.059 RT maka posko yang telah terbangun berjumlah 1.059 posko dengan pembiayaannya adalah hasil dari partisipasi swadaya masyarakat. “Masyarakat secara aktif berpartisipasi, demokrasi partisipatoris di Kota Pasuruan berjalan dengan baik, pak”, ujar Anom kepada Bridjen Agus.

Dari para peserta rapat, Kota Pasuruan menjadi salah satu Kota yang mendapat apresiasi dan pujian terkait pelaksanaan PPKM dan pembentukan posko penanganan Covid-19. ”Dari 34 Desa, Kelurahan semuanya sudah terbentuk dan ini membanggakan karena dengan menggunakan dana swadaya dari Desa maupun Kelurahan”, komentar Brigjen Agus saat memberi tanggapan hasil evaluasi di Kota Pasuruan.

Tidak hanya memberi apresiasi, Wakapolda Jawa Timur turut memberi tanggapan terkait pelaksanaan PPKM Mikro, “Terima kasih juga atas adanya partisipasi masyarakat dalam mendukung kegiatan posko yang ada dimasing-masing RT, tentunya ini adalah wujud positif  empati masyarakat terkait adanya rasa ingin terbebas dari Corona yang ada di Wilayah masing-masing. Untuk itu partisipasi yang sudah berjalan dengan baik, tolong satgas yang ada di masing-masing posko itu betul-betul bisa memberdayakan dengan baik adanya partisipasi masyarakat yang sudah terbentuk”. Ujarnya.