Geografi Pasuruan
KEADAAN GEOGRAFIS

Letak Geografis

Kota Pasuruan memiliki posisi strategis secara ekonomi, karena wilayahnya berada pada jalur utama transportasi dan perdagangan yang menghubungkan daerah Surabaya dan Bali. Dimana Kota ini berjarak sekitar 60 km dari Subaya dan 355 km sebelah barat laut Kota Denpasar, Provinsi Bali. Selain itu, keuntungan geografis lainnya adalah Kota Pasuruan dikelilingi oleh wilayah hinterland Kabupaten Pasuruan sebagai pendukung utama kota ini.

Secara astronomis, Kota Pasuruan terbentang pada 112° 45′ – 112° 55′ Bujur Timur dan 7° 35′ – 7° 45′ Lintang Selatan. Dimana wilayahnya merupakan dataran rendah dengan ketinggian rata-rata 4 meter diatas permukaan laut dan topografinya melandai dengan kemiringan 0 – 1% dari selatan ke utara. Sehingga tidaklah mengherankan jika kota ini sering dilanda banjir di musim hujan.

Wilayah administrasi Pemerintah Kota Pasuruan meliputi empat kecamatan, yakni Bugul Kidul, Purworejo, Panggungrejo dan Gadingrejo. Sementara itu, sejak keluarnya Perda Nomer 10 Tahun 2002 desa-desa yang ada di Kota Pasuruan dirubah statusnya menjadi kelurahan. Jumlah keseluruhan kelurahan di Kota Pasuruan sebanyak 34 kelurahan.

Semula, wilayah administrasi Kota Pasuruan hanya meliputi tiga kecamatan, kemudian pada tahun 2012 disahkan Perda yang mengatur pemekaran wilayah, yakni dengan ditambahkannya Kecamatan Panggungrejo, yang merupakan hasil pemecahan Kecamatan Purworejo, Gadingrejo dan Bugul Kidul. Namun pemekaran wilayah administrasi pemerintahan ini tidak berimbas pada bertambahnya luas wilayah Kota Pasuruan.

Secara keseluruhan, Kota Pasuruan memiliki luas wilayah sebesar 35,29 km². Dimana Kecamatan Bugulkidul merupakan kecamatan yang memiliki wilayah terluas yaitu sebesar 11,11 km² sedangkan Kecamatan Panggungrejo memiliki luasan wilayah terkecil yakni hanya sebesar 7,83 km².

2. Iklim
Wilayah Kota pasuruan, seperti halnya wilayah lain di Pulau Jawa, memiliki iklim tropik basah yang dipengaruhi angin monsun Barat dan Timur. Angin monsun barat dan timur menyebabkan terjadinya dua musim, musim hujan dan kemarau.

I. Kecamatan Gadingrejo
Kelurahan Krapyakrejo
Kelurahan Bukir
Kelurahan Sebani
Kelurahan Gentong
Kelurahan Gadingrejo
Kelurahan Randusari
Kelurahan Karangketug
Kelurahan Petahunan

II. Kecamatan Purworejo
Kelurahan Pohjentrek
Kelurahan Wirogunan
Kelurahan Tembokrejo
Kelurahan Purutrejo
Kelurahan Kebonagung
Kelurahan Purworejo
Kelurahan Sekargadung

III. Kecamatan Bugul Kidul
Kelurahan Bakalan
Kelurahan Krampyangan
Kelurahan Blandongan
Kelurahan Kepel
Kelurahan Bugul Kidul
Kelurahan Tapaan

IV. Kecamatan Panggungrejo
Kelurahan Ngemplakrejo
Kelurahan Mayangan
Kelurahan Trajeng
Kelurahan Bangilan
Kelurahan Kebonsari
Kelurahan Karanganyar
Kelurahan Kandangsapi
Kelurahan Pekuncen
Kelurahan Panggungrejo
Kelurahan Mandaranrejo
Kelurahan Tambaan
Kelurahan Petamanan
Kelurahan Bugul Lor