Inspiring City Pasuruan, Pada hari Jum’at tanggal 05 Mei 2020 Pemerintah Pusat yang diwakili oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia bersama Menteri Koordinator Politik, Hukum, Dan Keamanan Republik Indonesia menggelar rapat koordinasi melalui video conference bersama seluruh pemangku kepentingan. Rapat tersebut diikuti oleh Gubernur, Bupati, Walikota, KPU, Bawaslu, DKPP, Kepolisian di daerah yg melaksanakan pemilihan serentak tahun 2020. Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan di Ruang MCC Pemerintah Kota Pasuruan dihadiri Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi,Informatika dan Statistik Kota Pasuruan Bapak Kokoh Arie HidayatSE. S.Sos, MM, Ketua KPU Kota Pasuruan Ibu Royce Diana Sari, SH, Ketua Bawaslu Kota Pasuruan Bapak Moh. Anas, S.Ag serta OPD Terkait.Rapat koordinasi ini dalam rangka untuk melihat persiapan pemilihan serentak lanjutan yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020. Setelah sempat ditunda karena dampak penyebaran Covid19, Pilkada tahun 2020 kembali dilanjutkan melalui keputusan politik yg dibuat oleh Pemerintah bersama DPR dan penyelenggara Pemilu. Awal tahapan Kemungkinan akan dimulai kembali pada tanggal 15 Juni 2020  dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bapak Tito Karnavian        menyatakan bahwa Pilkada dengan menerapkan protokol kesehatan akan berkonsekuensi terhadap anggaran Pilkada bertambah. Sebab, Pemerintah harus menjamin penyelenggara Pemilu dan pemilih harus terlindungi dengan baik pada saat tahapan pemilihan dilanjutkan. Untuk itu, agar penyelenggara Pemilu dan Pemerintah Daerah mencermati ulang anggaran yg telah diajukan dalam NPHD.
Perlu restrukturisasi ulang pos anggaran seperti pertemuan  besar dan perjalanan dinas sehingga pos anggaran tersebut bisa dialihkan untuk memenuhi protokol kesehatan. Semoga Pilkada  dapat berjalan lancar.