inspiring city PASURUAN,  Besar Pondok Pesantren Salafiyah Jalan KH. Abdul Hamid VIII/14 Kelurahan Kebonsari Kecamatan Panggungrejo Pasuruan pada hari Rabu Kliwon tanggal 09 Rabiul Awal 1441Hijriah atau tanggal 06 Nopember 2019 menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Haul ke 38 Al Marhum, Al Maghfurlah, Al’ Arif Billah KH. Abdul Hamid Bin Abdulloh Bin Umar dan Haul ke 29 Ibu Nyai Hj. Nafisah Ahmad Qusyairi. Kegiatan tersebut di hadiri Pajabat Pusat, Anggota DPR RI, Gubernur Jawa Timur beserta jajarannya, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Bupati Banyuwangi dan Bupati Lumajang, Perwakilan Polda Jawa Timur, Ketua dan Anggota DPRD Kota, Jajaran Forkopimda Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kepala OPD dilingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Camat Dan Lurah Se-Kota Pasuruan, Ketua Umum PBNU dengan jajarannya, Para Habaib, Para Ulama, Para Kyai, Para Ustad, Tokoh Agama, Para Masayet, para Sesepuh, para santri Alumni Pondok Pesantren Salafiyah, ratusan ribu jamaah Haul serta undangan lain.
Sambutan keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Bapak H.M. Idris Hamid mengatakan tidak terasa setahun kita jumpa kembali di Haul ke 38 Al Marhum, Al Maghfurlah, Al’ Arif Billah KH. Abdul Hamid Bin Abdulloh Bin Umar dan Haul ke 29 Ibu Nyai Hj. Nafisah Ahmad Qusyairi dan kita patut bersyukur hadir di majelis ini. Karena kita merindukan Rosulullah SAW dan juga sebagai sarana dakwah islamiyah untuk mengajak masyarakat belajar meningkatkan kebaikan Amar Makruf Nahi Mungkar dan menjauhi segala larangan yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Mari kita manfaatkan sebaik-baiknya dan mudah-mudahan kita semua diselamatkan dari bencana. Ucapan terima kasih kepada semua elemen yang telah mensukseskan dan ikut berpartisipasi serta peran sertanya mendukung kegiatan ini sehingga Haul berjalan lancar dan sukses. Mohon maaf yang sebesar-besarnya jika ada kekurangan.
Seusai sambutan keluarga, dilanjutkan dengan 4 ceramah agama oleh Dr. KH. Abdul Ghofur Bin KH. Maimun Zubair, KH. Baha’uddin Nur Salim, KH Agus Ali Masyhuri dan Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj.
Dalam ceramah agama oleh Dr. KH. Abdul Ghofur Bin KH. Maimun Zubair menyampaikan KH. Abdul Hamid merupakan ulama yang sangat istiqomah dan memiliki kedekatan dengan Allah SWT serta ahli dzikir.
Dalam ceramah agama oleh KH. Baha’uddin Nur Salim menyampaikan poros agama adalah orang-orang yang soleh. Jika ada orang yang ingin menjadi wali ada beberapa syaratnya diantaranya yaitu logika atau mindset/pola pikir kita harus mengikuti yang telah ditetapkan/digariskan oleh Rosulullah SAW. Legalitas seorang wali harus disetujui oleh wali yang lain. Orang muslim yang baik yaitu orang yang melaksanakan sholat subuh dan menunggu waktu sampai sholat berikutnya. Semoga kedepan ada KH. Abdul Hamid lagi.
Dalam ceramah agama oleh KH Agus Ali Masyhuri menyampaikan dengan membaca sholawat mudah-mudahan Kota Pasuruan lebih aman, lebih sejahtera, lebih maju dan lebih aman serta masyarakatnya hidupnya diberkahi dan mendapat barokah dari Allah SWT. Karena orang yang istiqomah dan banyak membaca sholawat hidupnya bahagia dan barokah. Tidak ada manusia yang hebat dan sempurna dalam segala hal. Krisis terbesar hari ini adalah krisis keteladanan yang disebabkan karena manusia tidak mengenal Rosulullah Muhammad SAW dan bisa berpengaruh di segala hal. Rosulullah Muhammad SAW adalah satu-satunya pemimpin yang mewujudkan tatanan sosial masyarakat yang sejuk, harmonis, sejahtera dan adil makmur. Memperingati Maulid Nabi itu sangat baik. Nikmat Allah yang paling besar dan patut disyukuri adalah kelahiran Nabi Muhammad SAW. Ada 3 ciri-ciri radikalisme yakni sering mengkafirkan orang lain, ingin mendirikan negara di sebuah negara dan ingin merubah dasar atau haluan negara. Semoga dengan bertambahnya umur semoga pula bertambah istighfarnya, imannya, ilmunya, dzikirnya, sholatnya dan amalnya. Semoga kita semua dicintai oleh Allah SWT.
Dalam ceramah agama oleh Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj menyampaikan kita bersyukur dan bangga menghadiri Haul ini karena masih dibanjiri para jamaah karena nanti di akhirat kelak kita akan dikumpulkan dengan Rosulullah Muhammad SAW serta ulama KH. Abdul Hamid. Kita punya modal yang tidak pernah habis yakni kapital intelektual yaitu ulama-ulama dan kyai muda yang menerima estafet untuk meneruskan perjuangan Nadhatul Ulama. H.M. Idris Hamid mendapat estafet dari KH. Abdul Hamid untuk meneruskan perjuangan dan cita-citanya. Karomah dan mukjizat bersumber dari nur Nabi Muhammad SAW. Kita menjadi umat mulia karena mempunyai nabi yang mulia. Semoga kita mendapat barokah dan safaatnya.
Seusai ceramah agama dilanjutkan dengan pembacaan surat yasin dan tahlil serta ditutup dengan doa.
Sebelumnya telah dilaksanakan beberapa rangkaian kegiatan yakni temu alumni Bayt Al-Hikmah (Himmah), seminar nasional dan temu alumni Iksas, Khotmul Qur’an Bill Hifdhi dan Maulid Habsyi.