inspiring city PASURUAN, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H / 2019 M diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Pasuruan pada hari Minggu malam tanggal 17 November 2019 di Jalan Balaikota Pasuruan. Peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan agenda rutin yang diselenggarakan Pemerintah Kota Pasuruan. Pada kesempatan ini hadir Plt. Walikota Pasuruan beserta Ibu, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan beserta Ibu,  Jajaran Forkopimda Kota Pasuruan beserta Ibu, Ustad, Kyai, Bu Nyai, Alim Ulama, Habaib, Sesepuh, Pinih Sepuh, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Ketua PCNU Kota Pasuruan, Ketua FKUB Kota Pasuruan, Ketua dan Sekretaris MUI Kota Pasuruan, Kepala OPD/Camat/Lurah/ASN  Pemerintah Kota Pasuruan, Ibu-Ibu pengajian, para jamaah serta undangan lain.

Dalam kesempatan ini, Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto  Teno Prasetyo, ST  Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum yang tepat bagi kita semuanya untuk merenungkan keteladanan Rasulullah. Berkumpulnya kita dalam Peringatan Maulid Nabi ini adalah bentuk cinta kita kepada Nabi Muhamamad. Rasulullah adalah teladan bagi kita semua. akhlak beliau, ibadah beliau, dan semua hal yang melekat pada diri beliau adalah cerminan Al-Qur’an yang kita imani. Untuk itu, saya mengajak umat muslim di Kota Pasuruan ini untuk meneladani kehidupan Rasulullah. Apa yang beliau lakukan harus kita ikuti dan kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Insya Allah dengan meneladani Rasulullah kita bisa buktikan bahwa islam itu agama yang Rahmatan Lil Alamin.  Islam yang mengajarkan kedamaian. Islam yang menjadi rahmat bagi semesta alam, khususnya rahmat bagi bangsa dan negara kita Indonesia.

Plt. Walikota Pasuruan mengajak umat islam di Kota Pasuruan  untuk selalu berbicara baik, untuk selalu berpikir positif, untuk selalu optimis, untuk selalu bekerja keras, dan memperkuat Ukhuwah Wathaniyah kita. Hindari ujaran kebencian, hindari saling menjelekkan di antara kita, hindari hasutan-hasutan yang tidak berguna, hindari saling memprovokasi yang tidak berguna, hindari fitnah karena semuanya itu hanya melemahkan kita, dan merugikan umat islam. Dengan meneladani Rasulullah, marilah kita rawat persatuan dan kesatuan untuk bergerak maju, untuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur.kita berharap agar suasana yang kondusif ini terus dipelihara oleh seluruh lapisan masyarakat, dengan budaya dan perilaku saling menghormati antara satu sama lain. Antara masyarakat dan Pemerintah harus saling mendukung untuk memajukan daerah kita, sehingga kehidupan kita akan menjadi lebih baik, aman, tenang dan sejahtera. Insya Allah, kebersamaan ini selain merupakan bentuk upaya kita meneladani Rasulullah juga menjadi modal sosial yang sangat berharga bagi kita semua guna terwujudnya Kota Pasuruan yang maju dan sejahtera, baldhatun thoyyibatun wa robbun ghofur,

Lebih lanjut dikatakan, makna yang paling mendasar dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah untuk mengevaluasi sejauh mana Uswatun Hasanah yang melekat pada diri Rasulullah SAW dapat kita teladani dan kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Sungguh merupakan kerugian, apabila acara seperti ini tidak mampu merubah perilaku kita ke arah yang lebih baik dari sebelumnya, baik dalam tataran ibadah secara vertikal maupun horizontal melalui peningkatan iman dan taqwa serta semakin tingginya kesalehan sosial. Keteladanan Rasulullah yang saat ini hampir punah, harus dihidupkan lagi yang diawali dengan menjalin silaturahmi, mempererat rasa kebersamaan, persaudaraan dan gotong-royong, mengingat masyarakat saat ini sudah kurang peduli lagi terhadap lingkungan, banyak yang tidak memperhatikan kebersihan dan kesehatan lingkungan, padahal islam merupakan agama yang mengajarkan ketertiban, keindahan, kebersihan dan kesehatan lingkungan, sebagaimana sabda Rasulullah SAW dalam hadist bahwa kebersihan itu sebagian dari iman.

Plt. Walikota Pasuruan menyampaikan  ucapkan terima kasih kepada jamaah dan undangan yang telah hadir dan khususnya kepada Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf selaku penceramah pada kesempatan ini.  Kepada hadirin dimohon dengan seksama untuk menyimak dan mendengarkan tausiyah dari beliau. Semoga kita semua dapat memetik hikmah Maulid dalam rangka meneladani akhlak Rasulullah SAW. Dan diharapkan dapat menjadi motivasi dalam kehidupan bermayarakat, berbangsa dan bernegara yang lebih baik. Semoga alloh swt selalu memberikan petunjuk dan hidayahnya kepada kita semua. amiin.

          Ceramah Agama oleh Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf menyampaikan siapapun yang ingin sukses harus mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW. Orang yang ambisi jabatan dan harta tidak pernah bisa mencontoh Nabi Muhammad SAW, karena Nabi Muhammad SAW tidak gila jabatan dan harta. Nabi Muhammad SAW tulus, ikhlas dan ridha kepada Allah SWT. Karena resep kesuksesan bersumber dari teladan Nabi Muhammad SAW. Ayo kita ikuti ajaran Nabi, karena Nabi Muhammad SAW merupakan Nabi yang luar biasa. Kita harus mengikuti sunnah Nabi, salah satunya melaksanakan Sholat 5 (lima) waktu harus berjamaah dan melaksanakan sholat sunnah lainnya. Membaca Al-Qur’an agar supaya rumah kita berkah dan dikenal malaikat. Jadikan Kota Pasuruan aman dari minuman keras, pelacuran, narkoba dan bencong, itu semua harus kita berantas. Kita harus bekerjasama dan membimbing/mendidik generasi muda sehingga punya akhlak yang akhlakul karimah.

Dalam kesempatan ini, Habib Taufiq Bin Abdul Qodir Assegaf mengajak kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kota Pasuruan untuk setiap harinya pada waktu jam kerja harus di galakkan sholat berjamaah di Masjid / Mushollah kantor masing-masing.