Ribuan jamaah menghadiri doa bersama yang diselenggarakan oleh TNI dan Polri bekerjasama dengan Pemerintah Kota Pasuruan, Pemerintah Kabupaten Pasuruan serta masyarakat  dengan Jam’iyyah Ahlith Thoriqoh Al-Mu’tabaroh An-Nahdliyah serta Haul Akbar Mu’assis Thoriqoh dan Masyayikh. Doa bersama tersebut mengambil tema meningkatkan semangat nasionalisme  dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan diadakan pada hari Minggu malam tanggal 31 Maret 2019 di Taman Kota Pasuruan Jalan Pahlawan Kota Pasuruan.

Panitia pelaksana mendatangkan penceramah dari Pekalongan Jawa Tengah yakni Maulana Habib Luthfi Bin Yahya dihadiri Wakil Walikota Pasuruan, Bupati dan Wakil Bupati Pasuruan, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Perwakilan dari Provinsi Jawa Timur,  Jajaran Forkompimda Kota dan Kabupaten Pasuruan, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota dan Kabupaten Pasuruan, Ketua MUI Kota dan Kabupaten Pasuruan, Ketua FKUB Kota dan Kabupaten Pasuruan, pejabat TNI dan Polri di lingkungan Kota dan Kabupaten Pasuruan, para alim ulama, masyayikh, para habaib, pengasuh pondok pesantren, tokoh masyarakat serta undangan lain.

Menurut ketua panitia pelaksana Bapak K.H Jazuli Munif mengatakan kita hadir dalam kegiatan ini sangat antusias karena kita cinta sholawat dan Nabi Muhammad SAW serta para ulama. Kegiatan ini bertujuan membuktikan semua elemen dan warga menunjukkan peningkatan dan nasionalisme serta kecintaan kepada negara Republik Indonesia.  Kegiatan ini juga sekaligus Haul Akbar pendiri pondok-pondok pesantren Se-Pasuruan Raya untuk pahlawan-pahlawan dan Syuhada’ dari seluruh Indonesia.

Lebih lanjut dikatakan, atas nama panitia pelaksana mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mensukseskan acara ini. Jika dalam pelaksanaan acara ini kurang berkenan, mohon maaf. Semoga kita sebagai warga negara dapat barokah dari aulia, wali songo, guru-guru kita, para syuhada’, serta pahlawan semoga negara Republik Indonesia menjadi aman, damai dan dilindungi Allah SWT dan teguh dalam jalinan Ukhuwah Islamiyah. NKRI harga mati buka basa basi.

Acara selanjutnya diteruskan tausiah oleh  Maulana Habib Luthfi Bin Yahya dari Pekalongan Jawa Tengah.