Musibah ambuknya 4 ruang kelas (Kelas II a, II b, Va dan V b) yang melanda UPT Sekolah Dasar Negeri 1 Gentong Jalan K.H. Sepuh Nomor 49 Kelurahan Gentong Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan, pada hari Selasa pagi tanggal 5 November 2019 sekitar pukul 08.30 WIB yang lalu. Musibah tersebut menyebabkan beberapa siswa dan guru terluka dan ada yang meninggal dunia yakni Ibu guru atas nama Sevina Arsy Wijaya dalam usia 19 (sembilan belas) tahun dan siswi yang bernama Irza Almira dalam usia 8 (delapan) tahun karena tertimpa puing-puing reruntuhan bangunan waktu mengikuti proses belajar mengajar di dalam ruang kelas.
Oleh karena itu, musibah yang terjadi pada anak-anak memang akan meninggalkan trauma mendalam. Perlu penanganan tepat untuk mengobati trauma ini jika ingin mereka tumbuh dengan baik. Melihat hal ini Pemerintah Kota Pasuruan pada hari Senin tanggal 11 November 2019 di Madrasah Diniyah Al-Islamiyah Jalan Kyai Sepuh Gang 21 Gentong Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan memberikan healing trauma bagi anak-anak korban ambruknya 4 ruang kelas (Kelas II a, II b, Va dan V b), dengan memberikan hiburan menyanyi/menari/berjoget serta dukungan secara psikis untuk meminimalisir dampak traumatis yang dihadapi pasca musibah.
Dalam melaksanakan Healing Trauma tersebut, Plt. Walikota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan beserta seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Kota Pasuruan mengenakan berbagai jenis kostum pahlawan Superhero. Kegiatan Healing Trauma mempunyai banyak manfaat bagi siswa-siswi antara lain menghilangkan beban di pikiran, membuat bahagia, menjadi pribadi yang lebih ikhlas, menjadi semangat kembali, membuat hati tenang dan tentram serta lebih peka untuk menyikapi keadaan yang ada.
Perlu diketahui, Healing Trauma adalah suatu kegiatan atau tindakan yang dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan trauma yang ada. Di sisi lain, healing trauma adalah suatu tindakan yang dilakukan untuk membantu orang lain yang sedang mengalami gangguan dalam psikologisnya yang diakibatkan syok atau trauma.