Inspiring City Pasuruan.,Pada hari Kamis 30 April 2020
Plt. Asisten Pemerintahan Kota Pasuruan Bapak Rudiyanto, AP., MM.
menyerahkan  penghargaan kepada 10 inovasi terbaik yang telah mengikuti
Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Kota Pasuruan Tahun 2020 (MISI APIK 2020). Pada kesempatan ini Asisten  Pemerintahan Kota Pasuruan mewakili Bapak Plt. Walikota Pasuruan dan Bapak Sektretaris Daerah yang tidak dapat hadir dikarenakan ada kegiatan yang bersamaan. Penghargaan diberikan di Ruang Rapat Untung Suropati 1 Kantor Pemerintah Kota Pasuruan. Penerimaan penghargaan ini tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semua yang hadir menggunakan masker dan tempat duduk di atur dengan memperhatikan social distancing

Menurut Kepala Bagian Organisasi Bapak Kokoh Arif Hidayat, SE., S.Sos., MM 
menyampaikan bahwa kompetisi pelayanan publik untuk mengetahui
dan mengukur sejauh mana unit penyelenggara pelayanan publik
mampu memberikan pelayanan kepada masyarakat Kota Pasuruan
sesuai dengan inovasi pelayanan yang telah diciptakan, dan sebagai
wujud untuk mencukupi 6 (enam) aspek kinerja pelayanan publik yaitu
kebijakan pelayanan, profesionalisme sumber daya manusia, sarana prasarana, sistem informasi pelayanan publik, konsultasi dan pengaduan, inovasi pelayanan.Tim juri kegiatan ini adalah Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kota Pasuruan, Pegiat Media Kota Pasuruan, Akademisi Kota Pasuruan, Pegiat Ekonomi Kreatif Kota Pasuruan.

Dalam kesempatan ini, Plt. Asisten Pemerintahan Bapak Rudiyanto, AP,MM
menyampaikan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur,
Pemerintah Kabupaten/Kota termasuk Kota Pasuruan, berupaya mensikronkan
program peningkatan kualitas pelayanan publik antara lain dengan melalui program yang dicanangkan oleh pemerintah yaitu “One Agency, One Innovation “ Satu Instansi, Satu Inovasi dan Kota Pasuruan juga telah mencanangkan program “Satuin Pelita “Satu Unit Satu Inovasi Pelayanan Publik Per Tahun.”
Upaya memenuhi program tersebut diatas, bukanlah hanya sekedar untuk
memenuhi administrasi dan formalitas dalam persyaratan mengikuti penilaian inovasi, tetapi memenuhi program tersebut lebih diartikan sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Pasuruan. Tindak lanjut dari kompetisi Inovasi Pelayanan Publik  tingkat Kota Pasuruan akan diikut sertakan pada kompetisi publik tingkat provinsi dan tingkat pusat. Bapak Rudiyanto juga mengucapkan selamat kepada penerima penghargaan dan jangan berhenti untuk berinovasi.

Dari hasil penilaian oleh tim juri Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 ditetapkan 10 (sepuluh) Inovasi Pelayanan Publik Terbaik Tingkat Kota Pasuruan Tahun 2020 sebagai berikut.

  1. Peringkat 1 : UPT Puskesmas Kandangsapi dengan judul inovasi: GESSIT
    (Gerakan Slaga Stunting)
  2. Peringkat 2 : UPT Puskesmas Karangketug dengan judul inovasi: S ECERAH MENTARI ( Selalu Ceria Gembira Hati Melawan Takut Saat di Edukasi, di periksa dan diobati)
  3. Peringkat 3 : UPT Puskesmas Kebonagung dengan judul inovasi: “WARPIMNAT ODGJ” Warga Pendamping Minum Obat Orang Dengan Gangguan Jiwa di Puskesmas Kebonagung.
  4. Peringkat 4 : UPT. Sekolah Dasar Negeri Krampyangan dengan judul inovasi: KOPER TREND (Kolaborasi Permainan Tradisional dan Modern) dalam setting inklusif.
  5. Peringkat 5 : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan judul inovasi: KADO PERKAWINAN (Kependudukan Delivery Order PERKAWINAN)
  6. Peringkat 6 : UPT. Sekolah Dasar Negeri Trajeng 1 dengan judul inovasi: penggunaan BUBIDI (Buku Bina Diri untuk Pembelajaran Kompensatoris di UPT. SDN Trajeng 1 Kota Pasuruan).
  7. Peringkat 7 : UPT. Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 dengan judul inovasi: GALAKSI (Gerakan Literasi Anak Inklusi)
  8. Peringkat 8 : Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman dengan judul inovasi: SIGAP ( Siap Cepat Tanggap Pengaduan)
  9. Peringkat 9 : UPT. Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 dengan judul inovasi: SPJ ASIK ( Sereh Pandan Jahe sebagai Aktifitas Siswa dalam Kewirausahaan).
  10. Peringkat 10 : UPT. Sekolah Dasar Negeri Pekuncen dengan judul inovasi: PEWARTA MANTRI (Pembiasaan Wajib Cerita Lima Menit Tiap hari).