Inspiring City Pasuruan. 6 (enam hari) setelah disuntik vaksin, kondisi pejabat publik dan tenaga kesehatan di Kota Pasuruan tetap sehat dan tidak mengalami gejala apapun. Hal ini menunjukkan bahwa vaksinasi yang dilakukan Pemerintah saat ini dipastikan aman.

Wali Kota Pasuruan Raharto Teno Prasetyo mengatakan bahwa dirinya tidak mengalami apa-apa dan sehat-sehat saja setelah vaksinasi pada hari kamis lalu (28/1/2021). “Alhamdulillah saya sehat, tidak ada efek,” Kata Raharto Teno.

Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan, Gus Mundzir yang juga divaksin pada Kamis lalu juga mengatakan bahwa beliau baik-baik saja.

“Setelah divaksin saya biasa-biasa saja mbak, tidak merasa apa-apa mungkin karena sebelum divaksin dilakukan pemeriksaan tes riwayat penyakit dan saya tidak ada penyakit. Jadi, setelah divaksin tidak ada perbedaan rasanya sama sebelum divaksin, ” jelas Gus Mundzir.

Sementara itu, salah satu tenaga kesehatan yang sehari-hari menjadi perawat di RSUD R. Soedarsono yang bernama Ida mengatakan bahwa dirinya hanya merasakan kantuk dan beliau baik-baik saja pasca vaksinasi pada hari Selasa (02/02/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Shierly Marlena juga mengatakan bahwa tidak merasakan apa-apa. Shierly juga menjelaskan bahwa vaksin tersebut sudah mendapatkan izin edar dan dipastikan aman oleh BPOM serta telah mendapatkan sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Sebagaimana diketahui, Wali Kota Pasuruan dan sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Pasuruan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pasuruan, Ketua PCNU Kota Pasuruan, serta Perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pasuruan melaksanakan vaksinasi pertama pada hari Kamis lalu (28/1/2021). (Fit)