Pasuruan Kota Madinah. Pemaparan yang dilakukan oleh setiap Perangkat Daerah dalam rangka percepatan tercapainya visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan dalam 99 hari kerja telah memasuki jadwal ketiga. Sama dengan pelaksanaan pemaparan sebelumnya, Wali Kota Pasuruan dan Wakil Wali Kota Pasuruan didampingi Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan mendengarkan dan menanggapi pemaparan di Pendopo Surga Surgi Kota Pasuruan pada hari Rabu tanggal 10 Maret 2020 dan terrdapat 9 Perangkat Daerah yang mendapatkan jadwal pemaparan yaitu Dinas Kesehatan, RSUD dr. R. Soedarsono, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Disdukcapil Kota Pasuruan, Bakesbangpol Kota Pasuruan, dan Diskominfotik Kota Pasuruan.

Mengingat bahwa saat ini pencegahan perkawinan anak menjadi isu penting dalam lingkup nasional dan internasional maka, Gus Ipul, Mas Adi, dan Pak Anom menginginkan adanya gerakan pencegahan perkawinan pada anak-anak guna mengurangi dampak bukurknya, salah satunya yakni stunting. Dalam upaya pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender, Gus Ipul juga menginginkan nantinya akan lebih banyak Lurah perempuan di Kota Pasuruan dengan presentase kurang lebih 30%.

Hal lain yang menjadi pembahasan menarik yakni rintisan Gus Ipul untuk menjadikan Kota Pasuruan sebagai Smart City, dimana semuanya akan saling terintegrasi dan terhubung dalam satu teknologi informasi dan komunikasi dengan didukung teknologi internet. Gus Ipul menyampaikan bahwa hal pertama yang perlu diintegrasikan yakni website setiap Perangkat Daerah, khususnya terkait pelayanan publik. Sehingga tidak hanya pelayanannya saja yang unggul, tetapi segala aktivitas dan informasi yang dilakukan oleh setiap Perangkat Daerah dapat diakses oleh masyarakat. Untuk mendukung hal tersebut, akan dipasang layanan internet gratis yang dapat diakses masyarakat di Kota Pasuruan. Sehingga dapat dimanfaatkan oleh para murid yang melakukan belajar secara daring. (wdy)2w