PENUTUPAN FESTIVAL DOLANAN YOK ! KE 3 TAHUN 2019

Wakil Walikota Pasuruan pada hari Minggu tanggal 27 Januari 2019 bertempat di Pondok Pesantren Bayt Al–Hikmah Kota Pasuruan secara resmi menutup festival Dolanan Yok Ke 3. Festival Dolanan Yok pada waktu itu diselenggarakan selama 2 (dua) hari mulai pada hari Sabtu sampai dengan hari Minggu tanggal 26 Januari 2019 sampai dengan tanggal 27 Januari 2019. Dalam kesempatan ini hadir, Ketua DPRD Kota Pasuruan, Bupati Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Pengasuh/Ketua/Pengurus Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah, Kepala Dinas Terkait, para wali santri, para santri, para peserta lomba serta undangan lain.

“ Dengan festival Dolanan ini bisa membentuk ikatan persaudaraan dan Pondok Pesantren ini terbuka untuk masyarakat sehingga ikatan terus kita bangun sesama warga di Pasuruan dan Indonesia. Disamping itu festival Dolanan YOK sudah menyatu dan tidak ada perbedaan. Diharapkan juga kepada masyarakat tidak boleh terpancing Hoax (berita bohong), fitnah sehingga bisa menimbulkan adu domba. Oleh karena itu, mari kita jaga keutuhan Bangsa Indonesia, tetap bersatu dan solid. Pondok Pesantren membangun kebersamaan, komunikasi dan peduli terhadap masyarakat dilandasi dengan semangat persatuan sehingga tujuan pendidikan bisa baik dan sukses “. Ujar Pengasuh Pondok Pesantren Bayt Al-Hikmah Bapak KH. Idris Hamid.

Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST  mengharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para peserta dapat menyalurkan kreatifitasnya dalam kegiatan yang positif dan terhindar dari hal-hal yang negatif seperti narkoba, karena masa depan bangsa dan Negara ini tergantung pada kualitas para generasi mudanya.  Marilah kita bersama-sama mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Lebih lanjut dikatakan, permainan tradisional perlu dilestarikan kepada anak-anak karena permainan tersebut dapat melatih interaksi sosial, kerjasama, kreatifitas dan melatih emosi anak. Oleh sebab itu marilah kita perkenalkan kembali permainan tradisional kepada anak-anak agar tidak ditinggalkan sehingga permainan tradisional ini dapat menjadi identitas kearifan lokal anak-anak Indonesia.

Seusai  sambutan diteruskan dengan pemberian hadiah kepada pemenang dari beberapa permainan perlombaan. Perlu diketahui ada 13 jenis lomba yaitu klompen berkelompok, patil lele, hias layang, benteng-bentengan, gasing bambu, carving buah, lompat tali, gobak sodor, tumpeng polo pendem, egrang bambu, bendan/engklek, bola tembak dan jarik suwun tampah yang diikuti kurang lebih 600 siswa tingkat SD dari Kota dan Kabupaten Pasuruan. (pb)

 

 

 

WAKIL WALIKOTA MELEPAS TIM SEPAK BOLA USIA 14 PASURUAN SELECTON

Sebanyak 14 pemain sepak bola yang masih duduk di SMP dan 2 orang official yang tergabung dalam Tim Sepak Bola Usia 14 Pasuruan Selection, pada hari Selasa Tanggal 22 Januari 2019 bertempat di Halaman Kantor Pemerintah Kota Pasuruan secara resmi diberangkatkan oleh Wakil Walikota Pasuruan didampingi Sekretaris Daerah Kota Pasuruan serta Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan. Tim sepak bola usia 14 Pasuruan Selection akan berlaga dalam Final Nasional Dreams Come True U-14 International Youth Football Tournament (Indonesia Station) yang akan dilaksanakan pada hari Rabu sampai dengan hari Minggu tanggal 23 Januari 2019 sampai dengan tanggal 27 Januari 2019 di Lembang Jawa Barat.

Sambutan Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST sekaligus memberangkatkan menyampaikan bahwa Kota Pasuruan mempunyai potensi dan bakat di bidang olahraga yakni sepak bola. Oleh karena itu pembinaan dan pembibitan akan terus ditingkatkan. Diharapkan Tim Sepak Bola Usia 14 Pasuruan Selection bisa membawa nama baik Kota Pasuruan sehingga membawa hasil terbaik di kancah nasional dan bisa mengemban amanah dan pulang ke Kota Pasuruan dengan membawa prestasi yang membanggakan. Setiap usaha keras akan membawa hasil yang baik. Sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kota Pasuruan terhadap Tim Sepak Bola Usia 14 Pasuruan Selection jika lolos atau bisa menembus masuk keluar negeri akan diberikan reward/hadiah. Selamat bertanding.

Seusai arahan diteruskan dengan ucapan selamat dan foto bareng. Perlu diketahui, sebelumnya dilakukan seleksi/pemilihan pemain sepak bola SMP Se-Kota Pasuruan. Dari hasil seleksi yang ketat tersebut di dapat 14 pemain SMP Usia 14 tahun. (pb)

 

WAKIL WALIKOTA PASURUAN MENERIMA PIALA ADIPURA

Wakil Presiden Republik Indonesia Bapak Jusuf Kalla (JK) menyerahkan Piala Adipura periode tahun 2017 sampai tahun 2018 kepada 146 penerima. penghargaan Adipura dan sertifikat di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta pada hari Senin, 14 Januari 2019.

Ada beberapa Kota dan Kabupaten yang menerima Piala Adipura kategori Kota Sedang, salah satunya yakni Pemerintah Kota Pasuruan menerima Piala Adipura ke 9 (sembilan) kali yang diterima oleh Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya menuturkan 146 Adipura itu terdiri dari 1 Adipura Kencana, 119 Adipura, 10 sertifikat Adipura, 5 plakat Adipura, serta penghargaan kinerja pengurangan sampah untuk 11 kabupaten kota.

Adapun Anugerah Adipura diberikan pada kota yang mampu menunjukkan kinerja pengelolaan lingkungan yang baik. Melalui evaluasi dan penilaian yang mendalam dengan kriteria ketat, sebanyak 119 kota mendapat anugerah Adipura.

Sertifikat Adipura diberikan pada kota yang berhasil meningkatkan kinerja secara signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Sebanyak 10 kota memenuhi kriteria ini, yaitu Batu, Kebumen, Cilegon, Nunukan, Paringin, Muntok, Sampang, Amuntai, Pattallassang, dan Tanah Grogot.

Sedangkan Plakat Adipura diberikan pada kota yang mempunyai sarana dan prasarana pengelolaan sampah terbaik, antara lain pasar terbaik, terminal terbaik, di taman kota terbaik, hutan kota terbaik, dan tempat pemrosesan akhir atau TPA terbaik.

Sebanyak 5 kota meraih kriteria ini dan mendapatkan plakat Adipura, yaitu Kota Jakarta Selatan untuk pasar terbaik, Kota Kendari untuk taman kota terbaik, Kota Jakarta Timur untuk hutan kota terbaik, Kota Malang untuk terminal terbaik, dan Kota Balikpapan untuk tempat pemrosesan akhir (TPA) terbaik.

“ Penghargaan yang terakhir diberikan kepada kota-kota yang mempunyai inovasi penting dalam pengurangan sampah melalui implementasi pembatasan kantong plastik satu kali pakai, serta meningkatkan daur ulang plastik melakui TPS 3R dan bank sampah serta juga ada 11 kota mendapatkan penghargaan kinerja pengurangan sampah pada 2018 “ Ujar Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Ibu Siti Nurbaya.

PENGUKUHAN TEAM RESMOB SUROPATI POLRES PASURUAN KOTA

Kepala Kepolisian Resort Pasuruan Kota sekaligus bertindak sebagai Inspektur Upacara pada hari Rabu tanggal 9 Januari 2019 mengukuhkan Team Resmob Suropati. Kegiatan tersebut dikemas dengan upacara pengukuhan Team Suropati di lapangan Gedung R. Abdul Rahman Polres Pasuruan Kota. Dalam kesempatan ini hadir Ketua DPRD Kota Pasuruan, Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Jajaran Forkopimda Kota Pasuruan, Pejabat Polri/TNI, Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat serta peserta upacara. Sebelumnya didahului pemasangan bagde dan penyiraman air oleh inspektur upacara kepada perwakilan Tim Resmob Suropati.
Amanat Inspektur Upacara Bapak Agus Sudaryatno, S.I.K, MH mengatakan data kejahatan jalanan tahun 2018 sebanyak 92 kasus dan dapat diungkap sebanyak 63 kasus, untuk meningkatkan pengungkapan kejahatan jalanan dan mengantisipasi meningkatnya kejahatan jalanan pada tahun 2019, serta untuk menjaga kondusif wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dalam menghadapi Pemilu 2019 maka Polres Pasuruan Kota dipandang perlu membentuk sebuah Team yang diberi nama “Team Resmob Suropati”. Nama Suropati diambil dari filosofi pahlawan Untung Suropati yang pemberani, cinta tanah air dan mampu mengalahkan penjajah Belanda di Pasuruan, sehingga Team Resmob Suropati diharapkan juga mempunyai jiwa yang pemberani, jiwa melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat Pasuruan dengan profesional, modern dan terpercaya (Promoter) pelayanan dengan ikhlas dan tanpa imbalan seperti pahlawan Untung Suropati.
Lebih lanjut dikatakan, Team Resmob Suropati terdiri dari anggota-anggota pilihan Sat Reskrim Polres Pasuruan Kota yang dibekali sepeda motor trail, rompi dan helm anti peluru, senjata api panjang dan pendek serta telah dilatih bela diri Polri, dengan dibekali peralatan tersebut diharapkan mampu menindak dan menangkap segala tindak kejahatan jalanan. Selain itu akan bekerja 24 jam dengan melakukan patroli di seluruh wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. (pb)