DIALOG INTERAKTIF WAKIL WALIKOTA DENGAN MAHASISWA

Dialog Interaktif Wakil Walikota dengan Mahasiswa STKIP PGRI Kota  Pasuruan yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Pasuruan bekerjasama dengan STKIP PGRI Pasuruan pada hari Senin Malam tanggal 29 April 2019 di halaman STKIP PGRI dihadiri oleh Wakil Walikota Pasuruan, Asisten Pemerintahan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Kota Pasuruan, Camat Se-Kota Pasuruan, Ketua STKIP, para dosen beserta seluruh keluarga civitas akademi STKIP PGRI, ketua PPL-P serta undangan lain.  

Dialog Interaktif yang mengusung tema “Peran Mahasiswa Dalam Pembangunan Kota Pasuruan ” ini menjadi salah satu ajang komunikasi antara mahasiswa dengan Wakil Walikota beserta jajarannya dengan harapan suara hati mahasiswa baik berupa keluhan, harapan maupun ide-ide yang kreatif dan inovatif dapat tersalurkan dan mendapatkan tanggapan langsung dari Wakil Walikota beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah.

“ Terima kasih kepada Wakil Walikota Pasuruan atas terselenggaranya dialog ini karena merupakan suatu kehormatan bagi STKIP PGRI Pasuruan, karena Wakil Walikota merupakan figur dan panutan mahasiswa. Dialog ini diikuti oleh 150 mahasiswa/mahasiswi. Dengan dialog ini akan terjalin komunikasi yang lebih erat antara mahasiswa dengan Wakil Walikota Pasuruan. Sehingga mahasiswa bisa mengetahui program dan kegiatan Pemerintah Kota Pasuruan karena mahasiswa merupakan bagian dari masyarakat Kota Pasuruan. Di harapkan dengan arahan dan informasi  dari Wakil Walikota Pasuruan bisa membina generasi muda khususnya mahasiswa/mahasiswi nantinya akan memetik hasil yang baik. “ Ujar Ketua STKIP PGRI Pasuruan Ibu Mardiningsih, S.Pd, M.Pd.

Wakil Walikota Pasuruan, Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST dalam arahannya menyampaikan bahwa suara hati mahasiswa, melalui ajang ini dapat dihimpun dan ditindaklanjuti karena mahasiswa juga merupakan warga/ masyarakat yang berhak memberikan kritik, saran dan ide-ide cemerlang demi kemajuan kota Pasuruan. Bapak Wakil Walikota mengharapkan adanya rasa ikut memiliki Kota Pasuruan bagi masyarakatnya terutama mahasiswa, sehingga mampu memberikan kontribusi pemikiran-pemikiran yang inovatif terhadap pembangunan kota Pasuruan terutama di bidang perdagangan, industri dan seni budaya. Di bidang perdagangan, sebagai kota transit yang berada di tengah-tengah “Segitiga Emas” yaitu menuju Malang, Surabaya dan Bali, Pemerintah mengajak semua warganya untuk dapat mengangkat potensi yang ada di kota Pasuruan sehingga memiliki nilai jual.

Pada tahun 2019, sekitar 95,5 persen masyarakat Kota Pasuruan akan tercover di BPJS Kesehatan. Program tersebut dari Pemerintah Pusat tetapi tiap-tiap daerah menganggarkan dan dicover dikelas tiga. Rumah Sakit Umum Daerah dr. R. Soedarsono Kota Pasuruan siap dengan program tersebut. Kartu BPJS Kesehatan bisa dipergunakan di rumah sakit dimana saja.

Zona ekonomi merupakan kesempatan untuk membuka investasi kepada siapapun, oleh karena itu Pemerintah Kota Pasuruan di harapkan bisa memberi jaminan aman dan nyaman kepada investor. Saling berinteraksi dan gotong royong untuk membangun Kota Pasuruan dan bisa mensejahterakan masyarakat Kota Pasuruan.

Seusai sambutan dan arahan Wakil Walikota Pasuruan dilanjutkan dengan beberapa pertanyaan-pertanyaan dari mahasiswa sehingga Wakil Walikota Pasuruan juga memberikan tanggapan terhadap pertanyaan, masukan maupun kritikan.

 

 

 

 

 

 

 

SILATURAHMI DAN PENYERAHAN SANTUNAN KEPADA KELUARGA PETUGAS PPS,KPPS DAN ANGGOTA TNI/POLRI YANG MENINGGAL DUNIA SAAT PELAKSANAAN PEMILU 2019

Gubernur Jawa Timur didampingi Ketua KPU Provinsi Jawa Timur pada hari Jum’at tanggal 26 April 2019 di Gedung Grahadi Surabaya mengadakan silaturohmi dan menyerahkan santunan kepada 51 ahli waris keluarga petugas PPS, KPPS dan anggota TNI/Polri yang meninggal dunia saat bertugas dalam Pemilihan Umum (Pemilu) Pilpres, DPD, DPR RI, DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota yang diselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 lalu.
Dalam kesempatan ini hadir Gubernur Jawa Timur beserta jajaran, Bakorwil, Bupati/Walikota, Jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota, Ketua dan anggota KPU Provinsi Jawa Timur, Ketua dan anggota KPU Kabupaten/Kota, Ahli waris dari petugas yang wafat dalam rangka mensukseskan Pemilu 2019 serta undangan lain.
“ Ikut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya 51 petugas KPPS, PPK dan tenaga pendukung linmas yang berkorban untuk mensukseskan Pemilu 2019. Semoga mendapat tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, keluarga yang ditinggalkan semoga mendapat kesabaran dan tawakal. Masih banyak orang-orang yang baik yang telah mengorbankan jiwa raga pikiran untuk membangun Indonesia dengan mensukseskan Pemilu. Kedepan KPU Provinsi Jawa Timur akan memberikan penghargaan dan santunan kepada ahli waris keluarga dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Timur yang telah sangat cepat memberikan apresiasi dan santunan. Itu semua bagian dari amalan kebaikan di sisi Allah SWT. Ucapan terima kasih juga kepada semua pihak yang telah mendukung pelaksanaan Pemilu mulai awal hingga akhir. “Ujar Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Bapak Choirul Anam.
Sambutan bela sungkawa Gubernur Jawa Timur Ibu Khofifah Indar Parawangsa menyampaikan seluruh masyarakat dan jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur ikut berduka cita yang mendalam kepada korban yang telah wafat dalam menjalankan tugas untuk mensukseskan Pemilu 2019. Setiap pengorbanan akan mendapat pahala yang besar. Semoga amalan ibadahnya di terima Allah SWT. Dukanya keluarga korban merupakan duka kita semua.
Perlu di ketahui, petugas yang wafat di Kota Pasuruan sebanyak 2 (orang) yaitu Bapak Tohiron usia 48 tahun, petugas perlindungan masyarakat (Linmas) di TPS 21 Kelurahan Karanganyar Kecamatan Panggungrejo wafat pada tanggal 21 April 2019 dan Bapak Abdul Mujid usia 40 tahun, Ketua KPPS Kelurahan Gentong Kecamatan Gadingrejo wafat pada tanggal 17 April 2019.

SOSIALISASI GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan)

GEMARIKAN (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) adalah program nasional yang dicanangkan oleh Kementerian Kelautan Dan Perikanan mulai tahun 2004 yang bertujuan untuk mengkampanyekan akan pentingnya manfaat makan ikan sejak dini karena banyaknya kandungan gizi yang terdapat pada ikan yang sangat penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan otak.

Kegiatan GEMARIKAN ini akan dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan di setiap tahunnya dengan tujuan untuk meningkatkan  angka konsumsi ikan khususnya di Kota Pasuruan.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Perikanan Kota Pasuruan menyelenggarakan sosialisasi GEMARIKAN pada hari Kamis tanggal 25 April 2019 di UPT SDN Kebonagung. Kegiatan tersebut secara resmi di buka oleh Wakil Walikota Pasuruan di hadiri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Asisten II Bidang Ekonomi Dan Pembangunan, Perwakilan Dinas Kelautan Dan Perikanan Provinsi Jawa Timur, Kepala OPD terkait, Camat Se-Kota Pasuruan, Ketua Tim Penggerak PKK, Kepala UPT SDN Kebonagung, narasumber  serta undangan lain.

Menurut Plt. Kepala Dinas Perikanan Kota Pasuruan Bapak Drs. H. Edy Ana Setyowidodo, MM mengatakan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membentuk generasi bangsa yang sehat, kuat dan cerdas. Dengan budaya makan ikan sejak dini maka akan terbentuklah generasi penerus bangsa yang berkualitas. Sosialisasi ini diikuti 150 siswa. Sasaran dari program ini adalah anak-anak usia sekolah mulai dari TK, SD, SMP sampai dengan SMU/SMK serta Pondok Pesantren.

“ Melalui GEMARIKAN di harapkan tumbuh kesadaran gizi individu maupun kolektif masyarakat untuk gemar mengkonsumsi ikan yang aman, sehat, dan halal dengan melibatkan seluruh elemen bangsa. Ikan sebagai salah satu  sumber protein yang murah dibandingkan  dengan  daging, dengan segenap  keunggulannya haruslah menjadi  hidangan prioritas. Ikan dapat diolah  menjadi menu hidangan yang menarik melalui diversifikasi  olahan seperti sosis, nugget, bakso, kaki naga, abon ikan serta diversifikasi produk olahan berbahan ikan  harus terus dilakukan. “ Ujar Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST.

UNDIAN SIMPEDES SEMESTER 2 TAHUN 2018 BRI CABANG PASURUAN

Wakil Walikota Pasuruan, Jajaran Forkopimda Kota Pasuruan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Sekretaris Dinas Sosial Kota Pasuruan, Camat dan Lurah Gadingrejo, Notaris, pimpinan dan staf BRI Cabang Pasuruan, para saksi undian simpedes, para nasabah serta undangan lain  menghadiri penarikan undian simpedes semesater 2 tahun 2018 yang diselenggarakan oleh BRI Cabang Pasuruan pada hari Rabu tanggal 24 April 2019 di Rumah Makan Kurnia Pasuruan.

Menurut pimpinan BRI cabang Pasuruan Bapak Agus Jaya mengatakan penarikan undian simpedes semester 2 tahun 2018 ini merupakan penarikan undian yang ke 64, ini berarti BRI secara kontinue telah menyelenggarakan undian simpedes  selama 32 tahun. Hal tersebut merupakan bukti bahwa simpedes masih merupakan produk BRI yang sangat diminati dan dinantikan undian berhadiahnya di setiap tahunnya oleh para penabung simpedes. Di samping itu BRI senantiasa berkomitmen untuk selalu  memberi pelayanan dengan setulus hati kepada semua nasabah baik di Kota maupun di pedesaan. Saat ini kantor cabang BRI Pasuruan mempunyai 2 kantor cabang pembantu, 27 kantor BRI unit dan 10 teras BRI yang telah online seluruhnya, sementara mesin ATM juga tersedia di kantor cabang BRI Pasuruan, KCP BRI Pandaan, KCP BRI Bangil, dan di 27 BRI unit. Total keseluruhan mesin ATM yang tersedia di wilayah kantor cabang Pasuruan adalah 52 unit, 8 unit mesin CRM, 199 Agen Brilink EDC, 1.618 Agen Brilink Web dan 117 Merchant.

Dalam kesempatan ini Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST mengatakan atas nama Pemerintah Kota Pasuruan menyampaikan  penghargaan dan terima kasih kepada jajaran  BRI cabang Pasuruan beserta segenap unit-unit yang tersebar di seluruh kecamatan di Kota maupun Kabupaten Pasuruan, yang telah banyak berperan dalam membangun dan memajukan Pasuruan khususnya melalui sektor perbankan dengan menghimpun maupun menyalurkan  dana kepada masyarakat.

  Lebih lanjut dikatakan, marilah kita jadikan menabung sebagai budaya dalam hidup kita. Dengan menabung kita dapat memetik banyak manfaat seperti tersedianya dana cadangan untuk keperluan yang tidak terduga, persiapan biaya masa depan yang telah direncanakan sebelumnya dan memberi kesempatan kepada pihak lain memanfaatkan uang untuk kegiatan usaha. Ucapan selamat juga disampaikan oleh Wakil Walikota Pasuruan kepada para nasabah yang beruntung mendapatkan hadiah simpedes.

Perlu diketahui, hadiah yang diundi berupa : hadiah I yaitu 1 buah mobil Nissan All New Grand Livina  Tahun 2018, hadiah II yaitu 1 buah mobil Suzuki Pick Up FD Tahun 2018, hadiah III yaitu 8 buah sepeda motor Honda Beat Sporty CBS Tahun 2018, hadiah IV yaitu 10 buah LED Toshiba 43 Inch Tipe 43L7511, hadiah V yaitu 10 Lemari Es Sanyo Aqua 2 Pintu Tipe AQR240, hadiah VI yaitu 10 buah Mesin cuci Merk Polytron 1 tabung tipe PAW75, hadiah VII yaitu 21 Air Cooler Merk Sharp. Dengan total hadiah  sebesar Rp. 635.374.700,-

Kegiatan Koordinasi  Lembaga Forum Komunikasi Kerukunan Umat Beragama (FKUB)

Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Pasuruan menyelenggarakan kegiatan koordinasi  lembaga forum komunikasi kerukunan umat beragama (FKUB) di Rumah Makan Nikmat Rasa 2 Kota Pasuruan, pada hari Rabu sampai dengan hari Kamis tanggal 24 April sampai dengan tanggal 25 April 2018. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil  Walikota Pasuruan di hadiri Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kapolres Pasuruan  Kota, Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Pasuruan, Asisten I, Kepala OPD dan Camat, Dewan Penasehat/Pengurus FKUB Kota Pasuruan, nara sumber, peserta kegiatan serta undangan lain.

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa Dan Politik Kota Pasuruan Bapak Drs.H. Mas Djoko Baroto, M.Si mengatakan tujuan kegiatan ini  adalah untuk mewujudkan pemahaman kerukunan umat beragama untuk semua tokoh agama/keyakinan dalam memelihara stabilitas wilayah dengan membangun dan mengembangkan komunikasi aktif terhadap Pemerintah Kota Pasuruan.  Peserta kegiatan ini adalah pengurus FKUB Kota, pengurus FKUB Kecamatan masing-masing 15 orang dan 10 orang pengurus organisasi keagamaan sehingga jumlah seluruhnya sebanyak 100 orang peserta. Bentuk kegiatan ini adalah pembinaan  kerukunan umat beragama/keyakinan serta penyajian  materi dan diskusi masalah kekinian  yang terkait dengan kerukunan umat beragama yang ada di Kota Pasuruan.

  “ Ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada pengurus FKUB dan dewan penasehat FKUB Kota Pasuruan serta tokoh agama Se-Kota Pasuruan atas pengabdiannya selama ini sehingga kerukunan keragaman umat beragama di Kota Pasuruan dapat terpelihara dengan baik. FKUB ini salah satu modal  dasar pembangunan dan melalui forum ini diharapkan mampu menciptakan  stabilitas wilayah yang kondusif karena dengan situasi damai akan banyak menarik investor berinvestasi di Kota Pasuruan.” Ujar Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST.

Seusai sambutan diteruskan dengan pemaparan materi oleh narasumber.