Wakil Walikota Pasuruan membuka secara resmi acara konsultasi publik rancangan awal RKPD Kota Pasuruan Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Badan  Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Dan Penelitian Daerah Kota Pasuruan pada hari Rabu Tanggal 13 Februari 2019 di Hotel BJ.Perdana Kota Pasuruan. Dalam kesempatan ini hadir Ketua Komisi DPRD Kota Pasuruan, Kepala Dinas/Badan/Inspektur/Bagian/Camat atau yang mewakili, Pimpinan Perguruan Tinggi, Ketua Organisasi Profesi/Organisasi Masyarakat serta undangan lain.

“ Penyelenggaraan konsultasi publik dimaksudkan untuk lebih melibatkan pemangku kepentingan dalam menyusun Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2020. Adapun tujuan yang ingin dicapai adalah menyerap masukan, aspirasi masyarakat yang konstruktif dalam perencanaan pembangunan; mengoptimalkan partisipasi masyarakat dalam menyusun rancana pembangunan Kota Pasuruan, dan menumbuhkan koordinasi dan sinkronisasi antar pelaku pembangunan. Kegiatan ini dihadiri sebanyak 96 orang yang terdiri atas Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan, Pimpinan Perguruan Tinggi, Organisasi Sosial Masyarakat di Kota Pasuruan serta Asosiasi Pengusaha dan Asosiasi Jasa Kontruksi. Pelaksanaan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Kota Pasuruan tahun 2020 diharapkan menghasilkan saran dan masukan guna penyempurnaan rancangan RKPD tahun 2020 yang dituangkan dalam Berita Acara Kesepakatan antar pemangku kepentingan “. Ujar Kepala Badan  Perencanaan Pembangunan, Pengembangan Dan Penelitian Daerah Kota Pasuruan Bapak  Drs. H. Djoko Adri Srijono, M.Si.

Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST memandang penyelenggaraan konsultasi publik Kota Pasuruan tahun 2019 ini, cukup strategis karena beberapa hal. Pertama, tahun 2020 adalah tahun kelima dalam periode kepemimpinan kami, pada tahun itulah akan dilakukan evaluasi terhadap pencapaian target kinerja kami. Kedua, Wakil Walikota Pasuruan menghendaki program dan kegiatan Perangkat Daerah atau PD tahun 2020, disusun dengan pendekatan “Money Follow Program”. Artinya, alokasi anggaran ditentukan berdasarkan kinerja program dan kegiatan yang terukur, dengan pendekatan menyeluruh dan spasial yang berbasis pada pemberdayaan potensi lokal, dengan mengacu pada prioritas pembangunan Kota Pasuruan tahun 2020.

Untuk ini, diharapkan melalui penjaringan aspirasi masyarakat dalam musyawarah nanti, dapat meningkatkan derajat pemberdayaan, guna memperbaiki kesejahteraan masyarakat di Kota Pasuruan yang kita cintai ini. Yang tentu saja, mengarah pada Visi Pembangunan Kota pasuruan Tahun 2016-2021, yakni untuk mewujudkan “ Kota Pasuruan Lebih Sejahtera, Mandiri dan Berdaya Saing Dengan Perdagangan, Jasa Dan Industri “.

Lebih lanjut dikatakan, pesan utama yang terkandung dalam frase “ lebih sejahtera, mandiri dan berdaya saing “ tersebut adalah bahwa pembangunan harus bersifat inklusif. Yang bermakna dari semua dan untuk semua. Oleh karenanya, pemerataan harus menjadi spirit yang menjiwai pelaksanaan pembangunan. Berangkat dari konsep tersebut, serta memperhatikan keselarasannya dengan kebijakan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, maka rancangan tema pembangunan Kota Pasuruan tahun 2020 adalah “ Peningkatan Sumber Daya Manusia Guna Memacu  Daya Saing dan Kualitas Pembanguanan “ .

Seusai sambutan diteruskan dengan paparan awal rancangan awal tahun 2020.