Hari kedua penyelenggaraan Jaringan Kota Pusaka Indonesia Ke VII yang jatuh pada hari Sabtu pagi tanggal 22 Juni 2019, yakni para Bupati dan Walikota anggota JKPI dengan mengenakan pakaian adat daerah masing-masing mengikuti  apel Hari Ulang Tahun Kota Amlapura ke 379 di lapangan Tanah Aron (Depan Kantor Bupati Karangasem). Seusai mengikuti upacara para Bupati dan Walikota meninjau pameran Pusaka Nusantara di Pendopo Puri Lembu Agung.

Seusai meninjau pameran, para Bupati dan Walikota menyaksikan Pawai Budaya Nusantara depan Puri Agung Karangasem. Dalam kesempatan ini Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST beserta Ibu,  Asisten I, Kepala OPD terkait, para Camat Se-Kota Pasuruan, para seniman dan Forum Komunikasi Cak dan Ning (FKCN) Kota Pasuruan  ikut pawai budaya dengan mengenakan baju Madura.  Rute pawai tersebut dimulai dari Puri Agung Karangasem sampai sepanjang Jalan Veteran Amlapura. Pawai tersebut diikuti sebanyak 25 Kabupaten dan Kota anggota JKPI. Sebelum mengikuti pawai tersebut, sebagai bentuk kehormatan dari Wakil Walikota Pasuruan yakni menyerahkan cindera mata kepada Bupati Karangasem dan Direktur Eksekutif JKPI.

  Dalam pawai budaya nusantara, Kota Pasuruan menampilkan Rampak Barong Untung Suropati yang merupakan  sebuah penggambaran mitos sandikala yaitu sebuah kepercayaan yang muncul dalam tradisi masyarakat di daerah desa Mbelik Kelurahan Mancilan Kota Pasuruan mengenai sebuah perwujudan pusaka yang digunakan pahlawan Untung Suropati untuk mengusir Belanda.

Pada malam hari, para Bupati dan Walikota menyaksikan pagelaran budaya nusantara di taman budaya candra bhuwana.

Agenda selanjutnya pada hari Minggu tanggal 23 Juni 2019 yaitu Rapat Kerja Nasional (Rakernas) para Bupati dan Walikota anggota JKPI  dan ramah tamah dengan menyaksikan pagelaran budaya nusantara di Taman Budaya Candra Bhuwana.

Agenda terakhir JKPI yaitu pada hari Senin tanggal 24 Juni 2019 dengan kegiatan anjangsana ke desa pusaka Tanganan  Pegringsingan.