Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2019 diselenggarakan di Kota Semarang. Kegiatan tersebut berlangsung selama 4 (empat)  hari berturut-turut mulai hari Selasa sampai dengan hari Jum’at tanggal 2 Juli sampai dengan tanggal 5 Juli 2019 dihadiri sebanyak 98 Walikota Se-Indonesia dengan beragam kegiatan. Berikut ini jadwal rangkaian kegiatan tersebut.

Pertemuan Walikota seluruh Indonesia tersebut akan dimulai pada Selasa malam tanggal 2 Juli 2019,  yaitu diawali dengan acara Welcome Dinner atau jamuan makan malam yang  diselenggarakan di The Renaissance Semarang Jalan Bukit Panorama Jangli, Graha Candi Golf.

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan Rakernas XIV APEKSI Oleh Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Bapak Cahyo Kumolo yang diselenggarakan di Hotel Po pada pukul 09.00 WIB. Dalam Rakernas tersebut Wakil Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST didampingi Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Asisten I Pemerintahan Kota Pasuruan, Kepala Bapelitbangda Kota Pasuruan dan Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pasuruan. Selanjutnya pukul 13.30 WIB dilaksanakan City Tour dengan tujuan Lawang Sewu, Tugu Muda, Taman Srigunting Kota Lama, Kampung Pelangi, Sampookong dan lokasi ICE Simpang Lima.

Pada hari yang sama, tepatnya pukul 15.30 WIB digelar pembukaan Indonesia City Expo XVII ditandai dengan pengguntingan pita oleh Ketua Dewan APEKSI yakni Ibu Airin Rachmi Diany, SH, M.H, M.kn. Dilanjutkan dengan peninjauan ke-stand-stand. Ada 127 Stand yang meramaikan  Indonesia City Expo XVII termasuk Kota Pasuruan dengan membawa produk-produk antara lain Craf dari pengrajin limbah kayu, Batik Kota Pasuruan, Sepatu Bordir, Dompet Anyaman, Makanan Bipang Jangkar, Roti Matahari dan Kripik serta Minuman Kopi Kaspandi, Linggarjati dan Jamu Kebonagung. Dalam kesempatan ini Wakil Walikota Pasuruan menyerahkan cindera mata kepada Walikota Semarang Bapak Hendrar Prihadi, SE, MM dan Ketua Dewan APEKSI.

Seusai pembukaan Indonesia City Expo XVII, kegiatan dilanjutkan dengan Pawai Budaya pada pukul 18.00 WIB sampai selesai di Depan Gedung Balaikota Semarang (Jalan Pemuda Nomor 148), yang diikuti seluruh peserta APEKSI XIV.

Dengan rute Jalan Pemuda – Jalan Imam Bonjol – Jalan Pemuda Kota Semarang. Dalam pawai budaya tersebut, Kota Pasuruan menghibur dengan pertunjukkan yang mengambil tema “ Kota Pasuruan In Harmoni ” yang mencerminkan kerukunan dan keterpaduan budaya setempat sebagai kearifan lokal Kota Pasuruan melalui tampilan Pesona Carnival yang diangkat dari kreatifitas pemuda setempat dan juga Tarian Pasuruan Kondang, keduanya sama-sama menunjukkan ciri khas Kota Pasuruan sebagai komitmen Pemerintah Kota Pasuruan dengan pelaku seni dan budaya sehingga menjadi ajang promosi potensi pariwisata dan seni budaya. Sebagai penutup ada penampilan dari Rampak Barong Untung Suropati yang menggambarkan mitos Sandikala yaitu sebuah kepercayaan yang muncul dalam tradisi masyarakat di daerah Mbelik Kelurahan Mancilan Kota Pasuruan mengenai sebuah perwujudan pusaka yang digunakan Pahlawan Untung Suropati untuk mengusir penjajah, sehingga menggambarkan sebuah semangat juang kepatriotisme Untung Suropati dalam melawan Belanda dan juga menjadikan sebuah sarana hiburan masyarakat Kota Pasuruan dan sering dipentaskan dalam kegiatan bersih desa Mbelik. Dengan diiringi oleh kelompok Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 34 Lurah sebagai cerminan dari masyarakat setempat yang mayoritas merupakan suku Madura dikarenakan Kota Pasuruan terletak di daerah Pesisir Utara.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Pasuruan beserta Ibu  ikut dalam pawai budaya bersama 176 orang peserta Kota Pasuruan.

Pada hari Kamis tanggal 4 Juli 2018 dilaksanakan penanaman pohon khas daerah oleh Sekretaris Daerah Kota Pasuruan Bapak Drs. H. Bahrul Ulum, MM didampingi Asisten I Pemerintahan Kota Pasuruan dan Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Pasuruan di Hutan Wisata Tinjomoyo Kota Semarang. Pohon yang dibawa oleh Pemerintah Kota Pasuruan sejumlah 3 (tiga) pohon mangga gadung ukuran panjang 2,5 meter.