Hari santri merupakan sebuah hari untuk memperingati peran besar kaum kyai dan kaum santri dalam perjuangannya melawan penjajah yang bertepatan dengan resolusi jihad dari mbah KH Hasyim pada tanggal 22 Oktober. Itulah alasan yang mendasari kenapa hari santri nasional ditetapkan pada tanggal 22 Oktober, sejarah membuktikan, para santri bersama dengan pejuang lainnya mempunyai peran yang penting dalam merebut kembali kedaulatan Negara Republik Indonesia dari penjajah asing.

Oleh karena itu, dalam rangka peringatan  Hari Santri Nasional ke 4 Tahun 2019, Pemerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kota Pasuruan akan melaksanakan beberapa kegiatan lomba mulai tingkat SD/MI Negeri/Swasta, SMP/MTs Negeri/Swasta dan SMA/SMK/MA Negeri/Swasta.  Lomba tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu sampai dengan hari Minggu tanggal 12 Oktober sampai dengan 13 Oktober 2019 di GOR Untung Suropati. Lomba tersebut secara resmi di buka oleh Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pasuruan di hadiri Ketua PCNU Kota Pasuruan beserta pengurus, Ketua FKUB Kota Pasuruan, Kepala OPD, alim ulama, sesepuh, pinih sepuh, Kepala Sekolah SD/SMP/SMA, fatayat, Ansor, IPPNU serta undangan lain.

Menurut Ketua PCNU Kota Pasuruan Bapak KH. Abdul Halim Mas’ud menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pasuruan yang telah memberikan kepercayaan kepada Pengurus Cabang Nadhatul Ulama (PCNU) Kota Pasuruan untuk menyelenggarakan peringatan Hari Santri Nasional. Peringatan Hari Santri Nasional ini salah satunya untuk memberikan kesadaran kepada anak didik dan kaum santri untuk tetap aktif dan istiqomah. Kaum santri waktu itu ikut  memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, setelah merdeka kaum santri mengawal kemerdekaan untuk keberkahan masyarakat. Revolusi jihad harus diwariskan kepada generasi muda terutama kaum santri, bahwa kalau ada yang mengganggu  Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kaum santri akan bertindak dan mempertahankan  Negara Kesatuan Republik Indonesia karena NKRI merupakan harga mati. Mudah-mudahan dengan kerjasama yang baik ini akan melahirkan kerjasama yang berkelanjutan.

Dalam kesempatan ini,  Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pasuruan Ibu Ir. Siti Zuniati, MM berharap dengan lomba ini bisa menjadi ajang untuk para santriwan-santriwati untuk mempersiapkan diri dalam  membangun santri berkarakter yang menghargai keberagaman guna membangkitkan peradaban bangsa.  Kegiatan ini juga merupakan kompetisi yang tentunya harus menjunjung tinggi sportivitas serta tetap menjaga harmonisasi keakraban dan persaudaraan. Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2019. Semoga dalam setiap aktivitas dalam rangkaian kegiatan ini, kita senantiasa mendapat Ridho dan Inayah-Nya.

Perlu diketahui, jenis kegiatan pada hari Sabtu tanggal 12 Oktober 2019 terdiri dari Santri Expo, lomba Albanjari tingkat umum diikuti 71 peserta, lomba mading tingkat SMP/MTs Negeri/Swasta diikuti 15 peserta dan festival Hadrah Ishari dihadiri 600 peserta.  Sedangkan pada hari minggu tanggal 13 Oktober 2019 jenis kegiatan terdiri dari senam fatayat diikuti masyarakat umum (muslimat), bedah buku Bapak NU kita (peserta jambore), lomba kaligrafi tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA Negeri/swasta diikuti 105 peserta dan lomba adzan tingkat SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA Negeri/swasta diikuti 70 peserta. Sesuai dengan jenis lomba di hadirkan dewan juri yang kompeten di bidangnya masing-masing.