Inspiring City Pasuruan , Pada hari Jumat malam 10 April  2020 Pukul 19.00 WIB. Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST di dampingi Komandan Kodim 0819 Pasuruan, Letkol Arh. Burhan Fajari Arfian, Kapolres Kota Pasuruan AKBP Dony Alexander , Plt.  Asisten 1 Kota Pasuruan Bapak Rudiantoro, AP, MM serta kepala OPD terkait dan Gugus Tugas Covid-19 Kota Pasuruan melakukan jumpa pers terkait status Covid-19  Kota Pasuruan. Jumpa Pers ini dilaksanakan di kantor BPBD Kota Pasuruan.

Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST menyampaikan bahwa Kota Pasuruan dinyatakan Zona Merah, terdapat 2 orang Positif , 1 Orang Meninggal , I PDP, dan 57 ODP. Untuk yang meninggal dunia bukan warga Kota Pasuruan melainkan warga yang ber KTP Jakarta. Kronologi pada tanggal 23 Maret 2020 yang bersangkutan datang ke Kota Pasuruan dan pada tanggal 02 April 2020 mengelukan gejala sakit panas dan flu kemudian di rujuk ke Rumah Sakit Bangil. Yang bersangkutan memiliki Istri siri di Sebani. Hal ini tidak terdeteksi karena yang bersangkutan adalah warga yang ber KTP Jakarta. Yang bersangkutan tidak bisa dikebumikan di Kabupaten Pasuruan karena warga Jakarta akan tetapi Kota Pasuruan memiliki Jiwa Sosial dan karena yang bersangkutan memiliki istri orang sebani maka sekarang sudah dikebumikan sesuai protokol yang ada.

   Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST menambahkan agar warga Kota Pasuruan semakin menyadari pentingnya pembatasan dan berinteraksi dengan sesama  lupakan berkumpul-kumpul dan Kongkow-Kongkow. Mari bergotong-royong secara mandiri maupun bersama-sama meningkatkan kesadaran kita tentang pentingnya berperilaku hidup sehat. Kota Pasuruan juga sudah membangun 10 Posko pemantau di selurus akses masuk Kota Pasuruan. 10 Posko ini berada di pintu exit tol Kota Pasuruan, pintu gerbang perbatasan Kota Pasuruan sisi Timur yaitu di arah Blandongan,  kemudian di pintu gerbang sisi barat Kraton, Pintu gerbang sisi selatan di Kebonagung, Stasiun , Terminal dan di pusat keramaian. Setiap warga yang keluar masuk Kota Pasuruan akan di cek sesuai Protokol Kesehatan yang ada.

Plt. Walikota Pasuruan Bapak Raharto Teno Prasetyo, ST berharap agar informasi ini dapat di teruskan dengan penuh tanggung jawab bukan menjadi berita hoax. Serta berharap agar warga Kota Pasuruan menyadari pentingnya pembatasan diri, berperilaku hidup sehat, dan pentingnya menjaga imunitas tubuh.