Inspiring City Pasuruan. Pjs. Walikota Pasuruan mengikuti Haul KH. Abdul Hamid ke-39 secara virtual di MCC Pemerintah Kota Pasuruan bersama Forkopimda Kota Pasuruan. Haul KH. Abdul Hamid Bin Abdulloh Bin Umar ke 39 dan Haul ke 30 Ibu Nyai Hj. Nafisah Ahmad Qusyairi ini berbeda dengan Haul-Haul sebelumnya. Karena Haul ini juga dilaksanakan di berbagai tempat dengan cara virtual, karena Indonesia masih masa pandemi Covid-19. Kegiatan Haul dilaksanakan di Pondok Pesantren Salafiyah Jalan KH. Abdul Hamid VIII/14 Kelurahan Kebonsari Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan pada hari Senin tanggal 26 Oktober 2020. Haul tersebut melaksanakan protokol kesehatan ketat. Selain Haul, Pondok Salafiyah juga mengadakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Acara Haul ini dihadiri oleh Wakil Presiden RI Prof. Dr. Kh. Ma’ruf Amin secara virtual, Ketua DPD RI Ir. La Nyalla Mattalitti, KH. Musthofa Bisri, KH. Ahmad Bahauddin  Nur Salim (Gus Baha’), dan Habib Hasan Bin Muhammad Bin Hud Assegaf, Para Habaib, Para Ulama, Para Kyai, Para Ustad, Tokoh Agama, Para Masayet, para Sesepuh, para santri Alumni Pondok Pesantren Salafiyah serta para jamaah.

Menurut Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah KH. Idris Hamid mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, ulama dan pejabat yang telah hadir dan membantu terselenggaranya acara Haul ini. Bahwa sosok Romo Kyai Haji Abdul Hamid yang arif, bijaksana, istiqomah dan istimewa di mata masyarakat Kota Pasuruan.

Dalam kesempatan ini, Wakil Presiden RI KH. Mar’uf Amin juga memberikan sambutan secara virtual yakni mengingatkan masyarakat tentang ketauladanan yang bisa diambil dari sosok Arifbillah Kyai Haji Abdul Hamid termasuk prinsip hidup Kyai Haji Abdul Hamid yakni Khumul dan Tawadu’ yang sebenar-benarnya yang tidak senang dalam pencitraan. Selain itu agar masyarakat menjaga imunitas, mencuci tangan, memakai masker dan berjaga jarak karena ini masih masa Pandemi.

Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari DPD RI La Nyalla, yang berharap sifat dan konsistensi serta kearifan Romo Kyai Haji Abdul Hamid dapat diteruskan oleh generasi berikutnya, oleh karena itu acara haul seperti ini perlu karena selain sebagai pengingat, juga sebagai inspirasi bagi generasi penerus, bahwa kita adalah bangsa yang besar, karena kita memiliki banyak ulama besar, bahkan ulama yang masuk dalam kategori Kekasih Allah SWT. Ketua DPD RI berharap para ulama terus membimbing dan mendoakan rakyat Indonesia. Agar rakyat Indonesia khususnya umat muslim dapat meneladani 4 (empat) sifat Rosulullah yakni Tabligh, Sidiq, Amanah dan Fatonah sehingga Indonesia senantiasa menjadi negeri yang Baldatun Thoyibatun Warobbun Ghofur.

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan mau’idhoh hasanah oleh KH. Musthofa Bisri (Gus Mus) dan KH. Ahmad Bahauddin  Nur Salim (Gus Baha’) serta pembacaan yasin dan tahlil serta doa oleh Habib Hasan Bin Muhammad Bin Hud Assegaf.