Inspiring City Pasuruan. Lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Pasuruan yang diikuti oleh sebanyak 360 peserta pada hari Kamis tanggal 26 November 2020 secara resmi dibuka oleh Asisten Perekonomian Dan Pembangunan di Ruang Pertemuan Untung Suropati Sekretariat Daerah Kota Pasuruan. Dalam kesempatan ini hadir Kepala Perangkat Daerah terkait, Camat Se-Kota Pasuruan, Dewan Juri MTQ, para peserta lomba MTQ serta undangan lain.

Menurut Ketua Panitia MTQ Kota Pasuruan Bapak H. Moch. Dhofir, M.Pd I mengatakan penyelenggaraan kegiatan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Kota Tahun 2020 dimaksudkan untuk mengetahui seberapa jauh tingkat pengetahuan dan kemampuan para kader-kader Qori, Qoriah, Hafidz, Hafidhoh serta kemampuan untuk mengkaji Al-Qur’an. Sedangkan tujuan lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ)  adalah mendapatkan kader-kader Qur’ani, meningkatkan ukhuwah islamiyah melalui jalinan budaya baca Al-Qur’an  serta pemahaman isi dan kandungan Al-Qur’an serta membangun dan memperkuat citra  positif islam di Indonesia secara global. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Kamis sampai dengan hari Minggu tanggal 26 November sampai dengan tanggal 29 November 2020. Adapun tempat lomba MTQ yakni di Ruang Untung Suropati I dan II Pemerintah Kota Pasuruan, Ruang Mini, Aula Kemenag Kota Pasuruan, Masjid Al Muttaqin, Masjid Baitur Rokhim Pondok Indah Kota Pasuruan.

Sambutan Pjs. Walikota Pasuruan dibacakan Asisten Perekonomian Dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Pasuruan Bapak Yudhi Harnendro, SH, M.Si menyampaikan melalui perhelatan MTQ Tingkat Kota Pasuruan ini, saya ingin mengajak kepada kita semua untuk merefleksi, berzikir dan bertafakur untuk membangun akhlak dan moralitas demi peningkatan kualitas kita bersama sebagai hamba Allah SWT yang beriman dan bertakwa serta menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Selain itu saya mengingatkan agar kita jangan hanya terjebak pada seremonial kegiatan semata, melainkan kita harus bermusabaqah atau berlomba menunjukkan kualitas yang terbaik, bukan hanya dalam arena MTQ tetapi juga berlomba dalam kehidupan sehari-hari untuk menjadi yang terbaik, baik dari segi akhlaknya maupun amalnya. pelaksanaan MTQ sejatinya dapat meningkatkan jejak-jejak peradaban yang ditandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan dan karakter dari pemikiran yang sempit pada pemikiran yang terbuka dan maju. Saya juga berharap lantunan al-qur’an yang nanti dibacakan dengan alunan suara yang indah, dapat menelurkan generasi-generasi yang mempunyai kecerdasan spiritual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan moral sebagai modal untuk membangun kota pasuruan yang kita cintai ini.

Lebih lanjut dikatakan, kepada seluruh hakim dan juri agar bekerja secara profesional sehingga kegiatan ini dapat menghasilkan bakat-bakat terbaik untuk menjadi duta dan perwakilan Kota Pasuruan pada MTQ Tingkat Provinsi Jawa Timur. Selamat bermusabaqah untuk seluruh peserta dan jadilah yang terbaik pada MTQ ini. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

Perlu diketahui, lomba MTQ diikuti oleh sebanyak 360 peserta yakni Cabang Tartil 65 peserta, Cabang Tilawah Anak 45 peserta, Cabang Tilawah Remaja 41 peserta, Cabang MHQ 1 Juz Tilawah 63 peserta, Cabang MHQ 5 Juz Tilawah 33 peserta, Cabang MHQ 10 Juz 21 peserta, Cabang MHQ 20 Juz dan Tafsir 7 peserta, Cabang Khot Mushaf 11 peserta, Cabang Khot Kontemporer 8 peserta, Cabang Makalah Al’Qur’an 19 peserta, Cabang MSQ 23 peserta dan Cabang MFQ 24 peserta. (pb)