Pasuruan Kota Madinah. Sore hari setelah dilakukannya Penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2020 di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Jawa Timur, Wali Kota Pasuruan, Saifulah Yusuf dan Wakil Wali Kota Pasuruan, Adi Wibowo didampingi Pj. Sekretaris Daerah, langsung mengadakan pertemuan dengan seluruh Perangkat Daerah Kota Pasuruan. Pertemuan tersebut dilakukan pada hari Kamis tanggal 25 Maret 2021 di Ruang Rapat Untung Suropati Kota Pasuruan dengan tujuan mengajak seluruh Perangkat Daerah untuk berkomitmen dan bekerja keras dalam meraih kembali Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK yang sebelumnya pernah diraih Kota Pasuruan. Terkait hal ini beliau menekankan bahwa upaya mendapatkan opini WTP dari BPK merupakan hal yang serius. Dalam kegiatan ini, Gus Ipul juga menyampaikan hasil kunjungan kerja ke Jakarta bahwa Kota Pasuruan akan mendapatkan bantuan dan dukungan, “Maka saya minta komitmennya semua untuk membantu, karena ini perlu dukungan dari semua Perangkat Daerah, terutama untuk teman-teman bidang Aset dan Keuangan mohon untuk bekerja keras.” Ujar Gus Ipul.

Opini WTP yang diberikan BPK kepada Pemerintah Daerah merupakan hal yang penting sebagai tolak ukur tata kelola keuangan Pemerintah Daerah dan akan berpengaruh pada kredibilitas suatu Pemerintah Daerah. Oleh sebab itu, Gus Ipul memberikan arahan dan penjelasan terkait kewajiban apa saja yang perlu dilakukan setiap Perangkat Daerah. Adapun beberapa tugas yang diberikan, yaitu terkait revitalisasi alun-alun, public health, normalisasi sungai, kampung tematik dan urban farming, perbaikan penampilan dan tata kelola makam, perencanaan konkrit terkait mall poncol sebagai mall pelayanan publik.

Gus Ipul juga menekankan perlunya pengembangan pemuda, pariwisata, olahraga, dan UMKM juga masuk dalam prioritas rencana pembangunan Kota Pasuruan. Lebih khusus Gus Ipul menginginkan nantinya di Kota Pasuruan terdapat suatu program ‘Tiada Hari Tanpa Menyapu Dan Menambal Jalan’. Untuk melancarkan proses perebutan kembali opini WTP, Pak Amin mendapat tugas sebagai pemimpinnya. Sebelum kegiatan berakhir, dilanjutkan penyampaian laporan setiap Perangkat Daerah terkait. (wdy)