Pasuruan Kota Madinah. Pemerintah Kota Pasuruan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Universitas Brawijaya dalam bidang Pendidikan, Penelitian, Pengabdian Kepada Massyarakat, dan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Penandatanganan MoU dilakukan oleh Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf untuk dan atas nama Pemerintah Kota Pasuruan dan dilakukan pula oleh Rektor Universitas Brawijaya dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor IV bidang Perencanaan Dan Kerjasama, Prof. Dr. Sasmito Djati, M.S. Kedua belah piihak melakukan penandatanganan di Pendopo Surga Surgi Kota Pasuruan pada hari Kamis tanggal 18 Maret 2021.

Selain Wakil Rektor IV Universitas Brawijaya beserta jajarannya, penandatanganan ini dihadiri pula oleh Wakil Wali Kota Pasuruan yakni Adi Wibowo, Pj. Sekretaris Daerah Kota Pasuruan, Kepala Diskominfotik Kota Pasuruan serta Kepala Perangkat Daerah lainnya yang terkait. Dalam sambutannya Gus Ipul memaparkan beberapa poin yang ingin dimasukkan dalam klausa kerjasama. Diantaranya yaitu peningkatan potensi Pelabuhan Tanjung Tembikar dan pemanfaatan laut yang dimiliki Kota Pasurusn. Memgingat bahwa Kota Pasuruan memiliki cukup banyak lahan pertanian, Gus Ipul ingin adanya pengembangan dan inovasi pertanian melalui urban farming di Kota Pasuruan agar lebih produktif.

Lebih lanjut terkait RSUD dr. R. Soedarsono, Gus Ipul menyampaikan, bahwa jika adanya dukungan dari Universitas Brawijaya untuk menjadikan RSUD dr. R. Soedarsono sebagai rumah sakit pendidikan, maka hal ini mampu mempercepat peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia di RSUD dr. R. Soedarsono. “Kami mohon bantuannya untuk bisa melakukan pendampingan dalam merevitalisasi dan mengembangkan bidang-bidang yang sudah saya sebut beberapa diantaranya”. Jelas Gus Ipul. Di akhir sambutannya, Gus Ipul menyampaikan keinginan bahwa nantinya akan ada salah satu fakultas dari Universitas Brawijaya yang dibangun di Kota Pasuruan, sebagai bentuk pemerataan pertumbuhan dan perkembangan pembangunan di Kota Pasuruan. (wdy)