Pasuruan-kota madinah. Rapat koordinasi dipimpin oleh Saifullah yusuf (Gus Ipul) yang di dampingi asisten I, Kepala Dinsos, Kepala Disperindag, PT. Pos Indonesia, Bank Jatim, perwakilan dari kapolres, perwakilan dari dandim dan di hadiri camat dan lurah se-kota pasuruan di pendopo surga surgi hari selasa (13/7/2021).

Rakor ini membahas terkait dengan persiapan penyaluran bantuan sosial dari APBD kota pasuruan dan Bantuan sosial tunai (BST) dari kemensos ini merupakan bantuan yang mengiringi penanganan covid 19 di bidang ekonomi dan bidang kesehatan, maka di harapkan penyaluran ini berjalan lancar tidak ada kerumunan karena bantuan ini di butuhkan masyarakat, ujar Gus Ipul.

Lebih lanjut, di harapkan lurah dapat mengkondisikan bantuan lebih tertib dan kondusif. Kota Pasuruan saat ini masuk zona orange yang sebelumnya zona hitam dalam menekan mobilitas penduduk. Bantuan penyaluran APBD kota pasuruan dan bantuan sosial tunai data yang di luncurkan pada tahap pertama di salurkan pada 9.000 kk yang dari pemerintah kota pasuruan dan kemensos sekitar 28.000 kk.

Wali Kota menyampaikan “Saya ingin para lurah mengawal bantuan ini sampai ke tangan warga dengan baik”, evaluasi dari pembagian bantuan sosial sebelumnya yang pertama masih adanya kerumunan dalam pembagian bansos, kedua pada masa PPKM Darurat semakin berkurangnya aktifitas mobilitas masyarakat yang berimbas pada pendapatan berkurang untuk itu perlu percepatan penyaluran bansos. Bantuan Sosial untuk masyarakat ada beberapa diantaranya yang pertama BLT penerimanya sebanyak 10.550 kpm disalurkan setiap bulannya, kedua bantuan sosial tunai penerimanya sebanyak 18.877 kpm (keluarga menerima manfaat) disalurkan setiap bulannya, dan ketiga bansos tunai apbd kota pasuruan penerima bantuan sebanyak 5.744 kpm disalurkan setiap dua bulan.

Yang perlu diperhatikan lurah yang pertama mensukseskan pelaksanaan ppkm darurat, kedua memfasilitasi program penyaluran bansos dan memastikan bantuan tersebut sampai pada yang berhak atau keluarga penerima manfaat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan dengan ketentuan yang lain selama ppkm darurat dan ketiga segera menyusun rencana dan mengatur jadwal sehingga program tersebut berjalan lancar.

PT. Pos Indonesia Kota Pasuruan akan melakukan pembagian selama beberapa hari, kemudian yang nantinya akan di bagi setiap jamnya di pecah kembali per RW agar tidak terjadi kerumunan untuk itu di harapkan kelurahan bisa mengkondisikan agar tetap kondusif dalam pembagian bantuan sosial. Pembagian bantuan sosial akan di mulai jam 07.00 wib dan ada 34 titik bayar berjalan selama 7 hari agar tidak terjadi penumpukkan apabila jadwal di tepati oleh warga pelaksanaan BST ini berjalan lancar, ujar sugiarto

Durasi nya di perpanjang sampai dengan satu minggu untuk pembayaran, oleh karena itu di harapkan lurah bisa menata per RW agar tidak terjadi penumpukan maksimal perhari 200 kpm karena titik pembayarannya di setiap kelurahankedua perencanaannya di perkuat, karena perencanaan itu menentukan tingkat keberhasilan 50 % untuk itu diharapkan para lurah bisa mengatur sedikian rupa supaya penyaluran bantuan berjalan lancar dan tertib dan ketiga mulai minggu depan, minggu ini digunakan sosialisasi kemudian eksekusi minggu depan, ujar Gus Ipul.