AktualPublikasi

Pemkot Gelar Pameran “Pasuruan Craft Expo”

emerintah Kota Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengadakan acara Pameran Mebel dan Kerajinan “Pasuruan Craft Expo” yang di bertempat di Transmart Pasuruan.

Pameran ini digelar untuk menghidupkan kembali semangat para pelaku UKM khususnya yang bergerak di bidang furniture/mebel di Kota Pasuruan untuk mengangkat perekonomian Kota Pasuruan dan mendukung visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pasuruan.

“Acaranya sudah dilaksanakan mulai tanggal 14 April sampai 24 April 2022, dimana Pemkot bekerjasama dengan Transmart dan diberikan fasilitas atau tempat untuk mengadakan acara pameran disini,” kata Yanuar Afriansyah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Pasuruan, Sabtu malam (16/4/2022).

Menurut Yanuar kegiatan ini sebagai pemanasan di era new normal agar kembali bersamangat untuk mengangkat perekonomian para UKM yang tergabung dalam FORMEKERS (Forum Mebel Kerajinan dan Seni) Indonesia.

“Setelah ini akan terus bergulir baik di luar Kota ataupun ditingkat regional dan nasional,” ujarnya.

Yanuar menambahkan pameran ini adalah pameran pertama setelah pandemi dan diharapkan warga Kota Pasuruan bisa berbelanja untuk kebutuhan furniture dari produk lokal Pasuruan sendiri tidak usah beli dari daerah lainnya.

“Kualitas Produk furniture Kota Pasuruan itu sudah dikenal oleh daerah lain jadi warga Pasuruan tidak usah beli dari daerah lainnya percayakan kebutuhan mebel dirumah pada produk asli Kota Pasuruan,” imbuhnya.

Dalam pameran ada sekitar 10 nama mebel yang mengikuti kegiatan ini. Masing-masing juga membawa hasil kerajinannya mulai dari kursi pojok dari bahan kayu jati, lemari dari bahan rotan, kursi dari berbagai jenis dan bentuknya, kerajinan craft seperti jam dinding dan lain-lainnya.

Menurut salah satu pemilik mebel menyatakan selama pameran dibuka sudah ada beberapa hasil kerajinannya yang sudah laku. Karena produk yang ditawarkan di pameran ini selain kualitasnya bagus harganya juga terjangkau.

“Alhamdulillah, sejak dibuka sampai sekarang hasil kerajinan yang di pamerkan sudah banyak yang terjual. Semoga prospek yang bagus ini menjadi jalan kembali bangkitnya dunia permebelan di Kota Pasuruan pasca pandemi,” harap salah satu anggota Formekers yang tidak mau disebut namanya. (lut/aga)